Jakarta (ANTARA) - Juara bertahan Jannik Sinner terus meningkatkan performanya dari pertandingan ke pertandingan setelah memastikan langkah ke babak keempat Wimbledon berkat kemenangan 6-4, 6-3, 6-4 atas Jenson Brooksby pada babak ketiga, Jumat.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Saya mencoba berkembang setiap hari. Hari ini ada sedikit kemajuan dan saya ingin terus menjadi lebih baik jika ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini," kata Sinner seusai pertandingan dikutip dari ATP.
Kemenangan yang diraih dalam waktu dua jam 13 menit itu mengantarkan unggulan teratas tersebut mencapai babak 16 besar Wimbledon untuk lima edisi berturut-turut. Meski menang dalam straight set, Sinner belum sepenuhnya menampilkan permainan terbaiknya.
Bermain di bawah cuaca panas London, petenis peringkat satu dunia itu mencatatkan 26 kesalahan sendiri, lebih banyak dibandingkan Brooksby yang membuat 20 kesalahan sendiri.
Baca juga: Sinner selamat dari lima set dramatis babak pertama Wimbledon
Sinner juga sempat kehilangan gim servis saat mencoba menutup pertandingan pada kedudukan 5-3 di set ketiga serta beberapa kali kesulitan menemukan timing pukulan dan sentuhan terbaik saat maju ke depan net.
Namun, Sinner mampu tampil lebih solid pada poin-poin penting untuk mengamankan kemenangan ketiganya dalam turnamen sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar.
Pada babak keempat, petenis Italia itu akan menghadapi petenis kualifikasi asal Jepang Shintaro Mochizuki yang menyingkirkan petenis muda Spanyol Rafael Jodar dengan skor 1-6, 7-6(5), 6-4, 6-4.
Sinner datang ke Wimbledon dengan tekad bangkit setelah tersingkir secara mengejutkan pada babak kedua French Open oleh petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo.
Baca juga: Sinner siap pertahankan gelar Wimbledon
Petenis berusia 24 tahun itu juga memiliki pengalaman bangkit dari kekecewaan di level Grand Slam.
Pada 2025, ia gagal memanfaatkan tiga championship point saat kalah dari Carlos Alcaraz di final Roland Garros, sebelum membalas kekalahan tersebut dengan mengalahkan Alcaraz pada final Wimbledon untuk merebut gelar pertamanya di All England Club.
Peraih empat gelar Grand Slam itu kini berupaya menjadi petenis putra ke-10 pada era tenis modern atau Open yang mampu mempertahankan gelar Wimbledon.
Sementara itu, Brooksby tampil di babak ketiga Wimbledon untuk kedua kali sepanjang kariernya. Prestasi terbaik petenis berusia 25 tahun tersebut di turnamen Grand Slam masih berupa langkah ke babak keempat US Open 2021 sebelum dikalahkan Novak Djokovic.
Baca juga: Djokovic berpotensi jumpa Sinner di semifinal Wimbledon
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Saya mencoba berkembang setiap hari. Hari ini ada sedikit kemajuan dan saya ingin terus menjadi lebih baik jika ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini," kata Sinner seusai pertandingan dikutip dari ATP.
Kemenangan yang diraih dalam waktu dua jam 13 menit itu mengantarkan unggulan teratas tersebut mencapai babak 16 besar Wimbledon untuk lima edisi berturut-turut. Meski menang dalam straight set, Sinner belum sepenuhnya menampilkan permainan terbaiknya.
Bermain di bawah cuaca panas London, petenis peringkat satu dunia itu mencatatkan 26 kesalahan sendiri, lebih banyak dibandingkan Brooksby yang membuat 20 kesalahan sendiri.
Baca juga: Sinner selamat dari lima set dramatis babak pertama Wimbledon
Sinner juga sempat kehilangan gim servis saat mencoba menutup pertandingan pada kedudukan 5-3 di set ketiga serta beberapa kali kesulitan menemukan timing pukulan dan sentuhan terbaik saat maju ke depan net.
Namun, Sinner mampu tampil lebih solid pada poin-poin penting untuk mengamankan kemenangan ketiganya dalam turnamen sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar.
Pada babak keempat, petenis Italia itu akan menghadapi petenis kualifikasi asal Jepang Shintaro Mochizuki yang menyingkirkan petenis muda Spanyol Rafael Jodar dengan skor 1-6, 7-6(5), 6-4, 6-4.
Sinner datang ke Wimbledon dengan tekad bangkit setelah tersingkir secara mengejutkan pada babak kedua French Open oleh petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo.
Baca juga: Sinner siap pertahankan gelar Wimbledon
Petenis berusia 24 tahun itu juga memiliki pengalaman bangkit dari kekecewaan di level Grand Slam.
Pada 2025, ia gagal memanfaatkan tiga championship point saat kalah dari Carlos Alcaraz di final Roland Garros, sebelum membalas kekalahan tersebut dengan mengalahkan Alcaraz pada final Wimbledon untuk merebut gelar pertamanya di All England Club.
Peraih empat gelar Grand Slam itu kini berupaya menjadi petenis putra ke-10 pada era tenis modern atau Open yang mampu mempertahankan gelar Wimbledon.
Sementara itu, Brooksby tampil di babak ketiga Wimbledon untuk kedua kali sepanjang kariernya. Prestasi terbaik petenis berusia 25 tahun tersebut di turnamen Grand Slam masih berupa langkah ke babak keempat US Open 2021 sebelum dikalahkan Novak Djokovic.
Baca juga: Djokovic berpotensi jumpa Sinner di semifinal Wimbledon





