Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp 3,5 Miliar

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Bupati Langkat periode 2025-2030, Syah Afandin (SAF), tidak hanya menerima suap terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Penyidik juga menemukan dugaan penerimaan gratifikasi dengan nilai Rp 3,5 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan dugaan gratifikasi tersebut ditemukan dalam proses penyidikan kasus yang menjerat Syah Afandin.

Advertisement

BACA JUGA: OTT Langkat dan Kuansing Diduga Bocor, Ini Respons KPK

"Selain dugaan tindak pidana korupsi suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, KPK juga menemukan adanya dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi oleh SAF dengan total sekurang-kurangnya Rp 3,5 miliar," kata Achmad dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (3/7/2026).

Achmad menjelaskan, dugaan gratifikasi itu berasal dari sejumlah praktik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Di antaranya berkaitan dengan mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan serta jabatan camat.

"Mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan serta Camat di Kab. Langkat. Dimana hal ini juga telah menimbulkan keresahan para ASN Pemkab Langkat," ujarnya.

Selain itu, penyidik juga menemukan dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pengangkatan kepala sekolah tingkat SD maupun SMP.

"Ketika jabatan kepala sekolah diperdagangkan, yang dipertaruhkan bukan hanya tata kelola pemerintahan, tetapi juga masa depan pendidikan anak-anak," ujar Achmad.

Tak hanya itu, KPK juga mendalami dugaan gratifikasi dalam pengadaan seragam sekolah dasar di Kabupaten Langkat.

"Ketika banyak anak didik membutuhkan seragam sekolah, namun justru pengadaannya tidak luput menjadi ceruk korupsi," tutur Achmad.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lantik BSANP untuk Perkuat Standar dan Akreditasi Pendidikan Nasional
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Jalan Peningkatan Senilai 11,4 Miliar di Jeneponto Rusak Parah, Integritas APH di Uji
• 20 jam laluterkini.id
thumb
Said Iqbal: Presiden Beri Atensi Kasus Penyekapan Karyawan di Jakpus!
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Presiden Venezuela Bantah Lambat Tangani Gempa
• 14 jam laludetik.com
thumb
Rupiah Berpeluang Menguat Tipis, Data Tenaga Kerja AS yang Lemah Tekan Dolar
• 20 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.