Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Jalan Terus dan Tidak akan Berhenti

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, memberikan jaminan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak-anak serta ibu hamil akan terus dilaksanakan tanpa henti.

Pernyataan tersebut disampaikan Hashim saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa (bagian dari Abpednas) di Jakarta, Jumat (3/7) malam. 

Ia menekankan bahwa program MBG merupakan wujud nyata dari komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang perlu makanan bergizi. Itu sudah ada tekad, itu janji kampanye Prabowo Subianto, tidak akan berhenti, akan dilanjutkan," ujar Hashim dalam sambutannya.

Hashim menjelaskan bahwa gagasan mengenai pemberian makanan bergizi ini sebenarnya sudah direncanakan oleh Prabowo Subianto sejak tahun 2006. 

Fokus utamanya adalah memperbaiki kualitas kesehatan generasi muda Indonesia dan mengatasi permasalahan stunting yang masih tinggi.

Menurutnya, komitmen ini merupakan janji jangka panjang yang terus dibawa Prabowo dalam setiap kontestasi politik yang ia ikuti selama belasan tahun terakhir.

"Ini suatu janji kampanye Prabowo Subianto sejak tahun 2009, waktu dia masih calon wakil presiden, dilanjutkan tahun 2014 calon presiden, dilanjutkan 2019, dan dilanjutkan 2024. Itu janji kampanye Prabowo Subianto bahwa anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan dapat makanan bergizi gratis, supaya kondisi yang sangat-sangat berat, yaitu stunting bisa kita tanggulangi," jelasnya.

Kendati memiliki tujuan yang sangat mulia, Hashim juga menyadari adanya risiko penyimpangan atau penyelewengan dalam praktik di lapangan. 

Oleh sebab itu, ia menitipkan pesan kepada kementerian, lembaga terkait, hingga organisasi masyarakat seperti Srikandi Jaga Desa untuk aktif memantau jalannya program tersebut.

Hashim memperingatkan pentingnya pengawasan agar tujuan awal program ini tidak melenceng. 

"Program-program dengan tujuan mulia, tapi kalau pelaksanaannya implementasinya itu tidak diawasi dan dibina dengan baik, kita sudah lihat hasilnya bagaimana, ya," pungkas Hashim. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Kunjung Padam, Warga Mauk Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan
• 23 jam laludisway.id
thumb
Kapitalisasi Pasar Minggu Ini Capai Rp10.287 Triliun, IHSG ke Level 5.875
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ibu Hamil dan Bayi yang Dikandung Meninggal Diduga Akibat Peluru Nyasar di Intan Jaya | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
dr. Tifa Akui Sulit Melawan Jokowi, Kuasa Hukum: Berkas Dakwaan Belum Kami Terima
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perjalanan Historis Timnas Kanada: Dari Peringkat 109 FIFA hingga 16 Besar Piala Dunia 2026
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.