Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu Bikin Pertemuan 11 Juli Terancam Batal, Ini Kata Kedua Kuasa Hukum

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini terancam batal usai gugatan hak asuh anak didaftarkan. Kedua kuasa hukum pun saling memberikan tanggapan berbeda soal pembatalan ini.

Kabar ini pertama kali mencuat setelah kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan kekecewaannya. Ia mengungkap bahwa gugatan hak asuh anak ternyata sudah didaftarkan oleh Ruben Onsu sebelum pertemuan yang dijadwalkan pada 11 Juli 2026 mendatang.

Menurut Chris, hal ini terasa tidak masuk akal dan membuat pertemuan tersebut kemungkinan besar batal. Pasalnya, upaya pertemuan itu sempat disebut-sebut sebagai titik akhir dari perseteruan panjang antara kedua pihak.

Namun dengan hadirnya gugatan tersebut, hal ini dianggap seperti genderang perang yang dibunyikan oleh pihak Ruben Onsu. Meski begitu, Chris menegaskan bahwa batalnya pertemuan ini tidak lantas memutus komunikasi antara kedua belah pihak.

Dalam tayangan Intens Investigasi (3/6/2026), Chris Sam Siwu menyampaikan kekecewaannya secara langsung. "Tetapi sekali lagi, kami sebenarnya ada kekecewaan, yang mana pada tanggal 11 sebenarnya sudah kita jadwalkan untuk bertemu, ya. Tetapi tanggal 11 ini belum terlaksana, sudah ada gugatan," ujarnya.

Chris juga menyebut pihaknya menghormati langkah hukum tersebut, namun tetap mempertanyakan waktu pengajuannya. 

"Kami menghormati, tetapi kami lucu aja, ya. Kita mau duduk sama-sama dulu, belum pada hari H-nya, tiba-tiba sudah ada gugatan. Sehingga kemungkinan, sekali lagi ya saya bawahi, saya garis bawahi, kemungkinan pertemuan itu akan batal," katanya.

Ia turut mempertanyakan logika di balik langkah hukum yang diambil pihak Ruben Onsu. "Kenapa, ya, kami jujur aja kami bingung, ya. Bang Minola selalu bilang logikanya di mana, gitu. Nah, sekarang kami juga tanya logikanya di mana. Pada saat kami mau duduk bersama, tiba-tiba ada gugatan," ungkap Chris.

Meski pertemuan berpotensi batal, Chris memastikan komunikasi antara kedua pihak tetap akan berlanjut. 

"Tapi, batalnya itu bukan berarti kami tidak akan berkomunikasi. Kami akan berkomunikasi lagi. Apakah kita akan lanjutkan yang terkait tanggal 11, atau kita menunggu mediasi dari pengadilan, ya," jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Penjara Seumur Hidup
• 19 jam laludetik.com
thumb
KPK Ungkap Bupati Langkat Minta Jatah Persenan dari 85 Proyek Senilai Rp10,2 Miliar
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG: 48,9 Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Juli-September 2026
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
KKB Berondong Tembakan ke TNI, Warga Sipil Tewas Kena Peluru Nyasar di Intan Jaya
• 6 jam laluokezone.com
thumb
8 Rekomendasi Drakor Choi Hyun Wook Selain Notes from the Last Row, Pernah jadi Anak Band hingga Atlet Muda
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.