Menhan Sjafrie: Prajurit TNI Harus Profesional dan Dekat dengan Rakyat

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa prajurit TNI harus terus berlatih agar tidak kalah dalam menghadapi tantangan tugas.

Hal tersebut dikatakan Sjafrie dalam akun Instagram resminya @sjafrie.sjamsoeddin saat mengunjungi Yonif TP 937/Satria Kalijaga di Demak, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2026).

“Kamu ditempatkan di pangkalan yang mempunyai historis religius. Paham ini?” kata Sjafrie dikutip pada Sabtu (4/7/2026).

“Kamu sebagai prajurit TNI harus terus berlatih supaya kamu menjadi prajurit profesional. Prajurit profesional tidak akan mudah kalah dengan tantangan tugas karena kamu punya kemampuan,” tambah dia.

Baca juga: Wakili Prabowo, Menhan Sjafrie Sambut Kedatangan Presiden Belarus di Jakarta

Selain itu, Sjafrie meminta prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) mengabdi dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Prajurit Yonif TP harus hadir sebagai kekuatan pertahanan yang disiplin, tangguh, dekat dengan rakyat dan mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional," kata Sjafrie.

Ia menjelaskan, YTP memiliki berbagai fungsi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain menjaga keamanan wilayah, prajurit YTP juga memberikan layanan kesehatan, membantu pembangunan infrastruktur, hingga mendorong perekonomian desa.

Baca juga: Panglima TNI: Sudah Saatnya Kita Ubah Doktrin untuk Perang Masa Modern

Di sektor ekonomi, misalnya, YTP dapat mengembangkan perkebunan sayur dan buah.

Hasil panennya bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun dijual guna menambah penghasilan

Namun, menurut Sjafrie, peran tersebut hanya dapat berjalan optimal jika YTP didukung fasilitas yang memadai.

Karena itu, ia meninjau langsung markas YTP untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana satuan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: TNI Sebut Pemberantasan Kelompok Separatis di Timur Indonesia hanya Persoalan Waktu

"Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan, pembinaan prajurit, serta penguatan peran Yonif Teritorial Pembangunan dalam mendukung pertahanan negara, ketahanan wilayah, dan pengabdian nyata kepada masyarakat," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump dan Elon Musk Peringatkan: Komunisme Merupakan Ancaman Terbesar bagi Amerika Serikat
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Bupati Langkat Bantah Terima Info soal OTT KPK
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Rotasi 6 Kapolda, Ini Daftarnya
• 24 menit lalukumparan.com
thumb
Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit, BI Sebut Nonmigas Masih Surplus
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Untung-Rugi Suntikan Dana SAL Rp 381 Triliun ke Perbankan
• 22 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.