Heboh Kajian BEM Psikologi soal LGBT, UI: Bukan Sikap Resmi Kampus!

rctiplus.com
10 jam lalu
Cover Berita
Heboh Kajian BEM Psikologi soal LGBT, UI: Bukan Sikap Resmi Kampus!Nasional | okezone | Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:33

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) buka suara terkait unggahan viral yang disebut sebagai hasil kajian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi UI mengenai lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Pihak kampus menegaskan materi yang disusun organisasi kemahasiswaan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi UI.

Konten yang diunggah BEM Psikologi UI di media sosial Instagram itu memuat hasil kajian yang mengutip laporan American Psychological Association (APA) tahun 2008. Dalam unggahan tersebut disebutkan tidak ada riset ilmiah yang mendukung pandangan bahwa homoseksualitas merupakan gangguan mental atau bentuk penyimpangan.

BEM Psikologi UI juga menuliskan orientasi homoseksual dan heteroseksual sama-sama merupakan bagian yang normal dan alami dari keberagaman seksualitas manusia.

“American Psychological Association (2008) melaporkan bahwa nggak ada riset yang mendukung sudut pandang bahwa homoseksualitas adalah gangguan mental ataupun bentuk penyimpangan,” tulis BEM Psikologi UI dalam kontennya, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga:Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan, KPK Sebut Nilainya Capai Ratusan Miliar

Namun, unggahan tersebut telah dihapus dari akun Instagram BEM Psikologi UI. Meski demikian, tangkapan layar konten itu telah beredar luas dan diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial hingga menjadi viral.

Menanggapi hal tersebut, UI menyatakan memahami perhatian publik terhadap konten yang diproduksi salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi UI. Akan tetapi, UI menegaskan materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak merepresentasikan posisi resmi institusi.

“Kami memahami adanya perhatian publik terhadap konten yang diproduksi oleh salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia,” tulis UI dalam keterangannya.

UI sebagai perguruan tinggi negeri menegaskan komitmen penuh pada Pancasila, nilai-nilai kebangsaan, dan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku. UI juga menyampaikan bahwa rujukan yang dikutip dalam konten merupakan literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada pada ranah akademik.

Baca Juga:Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?

“Rujukan akademik atas literatur keilmuan berbeda secara mendasar dari kampanye atau penyebaran gaya hidup. Universitas Indonesia tidak menyelenggarakan, tidak memfasilitasi, dan tidak mendukung kampanye penyebaran gaya hidup apa pun,” ungkap UI.

Lebih lanjut, UI mengatakan inti kajian tersebut adalah penolakan terhadap kekerasan dan persekusi terhadap sesama warga kampus. “Universitas Indonesia menjamin lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan, intimidasi, dan penyebaran data pribadi tanpa izin terhadap seluruh warganya, serta terus memperkuat mekanisme koordinasi atas materi komunikasi yang menggunakan identitas kelembagaan,” tutup keterangan tertulis UI.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duit Negara Dicuri Selama 23 Tahun, Sampai Rp35.000 T
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pimpin Cetak 137 Ribu Hektare Sawah dan Oplah di Papua, Mentan Amran Tegaskan Semua Milik Rakyat
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Hanya Ditembak, Satgas Ops Damai Cartenz Ungkap Pilot Pesawat AMA PK-RCY Juga Alami Kekerasan Benda Tumpul
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Keluhkan Sesak Napas hingga Mata Perih Akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diduga Gelapkan Rp 550 Juta Uang Masjid di Malang, Eks Pengurus Dipolisikan
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.