Daftar Saham Top Losers Sepekan di BEI, Ada Emiten Anjlok Hampir 30%

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis com, JAKARTA — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 29 Juni—3 Juli 2026 tidak hanya diwarnai oleh lonjakan sejumlah saham, tetapi juga koreksi tajam pada saham beberapa emiten. Berikut daftar top losers saham dalam sepekan terakhir.

Sejumlah saham mengalami penurunan dua digit di tengah pelemahan tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan.

Berdasarkan data perdagangan BEI, saham PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO) menjadi saham dengan pelemahan terdalam atau top losers pekan ini setelah merosot 29,90% dari Rp408 menjadi Rp286 per saham.

Posisi kedua ditempati PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) yang turun 20,38% ke level Rp1.465. Sementara itu, PT KDB Tifa Finance Tbk. (TIFA) melemah 19,55% menjadi Rp214.

Koreksi juga dialami PT Super Energy Tbk. (SURE) sebesar 18,81% menjadi Rp2.720, diikuti PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) yang turun 18,35% ke Rp129.

Selanjutnya, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) melemah 18% ke Rp328, PT Tira Austenite Tbk. (TIRA) turun 15,71% menjadi Rp590, dan PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT) terkoreksi 14,90% ke Rp1.770.

Baca Juga

  • IHSG Ditutup Naik 2,28%, Saham AMMN, BREN hingga BBCA Tancap Gas
  • Update Perubahan Kepemilikan Saham MEDC, dari Komisaris Hingga Direksi

Sementara itu, PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN) turun 14,81% ke Rp322, sedangkan PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) melengkapi daftar 10 saham dengan pelemahan terbesar setelah turun 13,48% ke Rp610.

Adapun berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 0,35% selama sepekan menjadi 5.875,780 dari posisi 5.896,134 pada penutupan pekan sebelumnya. Penurunan indeks tersebut diikuti penyusutan kapitalisasi pasar sebesar 0,14% menjadi Rp10.287 triliun, dibandingkan Rp10.302 triliun pada pekan lalu.

Tidak hanya indeks yang melemah, aktivitas transaksi di Bursa juga mengalami perlambatan yang cukup signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat turun paling dalam, yakni sebesar 35,90% menjadi Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, pada perdagangan terakhir pekan ini investor asing masih membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp6,08 miliar. Namun secara akumulatif sejak awal 2026, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) yang mencapai Rp74,42 triliun.

Top Losers Pekan Ini:

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Segan Tertibkan Pengungsi di Trotoar Setiabudi Jaksel, Pramono: tapi Itu Kewenangan Pusat
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Ekonom Nilai Prospek Ekspor Indonesia Semester II 2026 Masih Dibayangi Tarif Amerika Serikat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Menang di AFF U-17 2026, Malaysia U-17 Janjikan Permainan Berbeda saat Uji Coba Kontra Timnas Indonesia U-17
• 12 jam lalubola.com
thumb
BPS, Kemen PPPA, dan PNM Luncurkan Kolaborasi Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perempuan Pengusaha Ultra Mikro di Indon
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Mesir lolos babak 16 besar Piala Dunia, ini kata Mohamed Salah
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.