Karya yang Menguatkan Langkah Difabel

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Rumah sederhana di Jalan Puspowarno II Nomor 2, Kota Semarang, Jawa Tengah, kini disiapkan menjadi tempat berkarya sekaligus harapan baru bagi penyandang disabilitas. Yayasan Roemah Difabel Indonesia atau YRDI meluncurkan Griya Karya Inklusi yang menggabungkan fungsi pelatihan, galeri, kafe, hingga pemasaran produk hasil karya penyandang disabilitas.

Lebih dari sekadar tempat berkumpul, griya itu dirancang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi inklusif. Di sana, para peserta mendapat pelatihan seni lukis, bahasa isyarat, public speaking, hingga kewirausahaan sebagai bekal untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

Ketua Komunitas Sahabat Difabel Semarang Theresia Rina Dwi Pangestuti, Jumat (3/7/2026), mengatakan, Griya Karya Inklusi diharapkan sebagai ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya sekaligus memperoleh penghasilan secara mandiri.

”Di sini ada workshop melukis, bahasa isyarat, galeri karya, RD Shop, sampai kafe. Harapannya teman-teman tidak hanya berkegiatan, tetapi juga bisa menghasilkan pendapatan dari karya mereka,” ujarnya.

Karya komunitas difabel yang dijual saat pameran. (KOMPAS/RADITYA MAHENDRA YASA)

Penyandang disabilitas saat melukis pada kaos untuk menuangkan kreativitasnya. (KOMPAS/RADITYA MAHENDRA YASA)

Penyandang difabel tuna rungu saat bekomunikasi dengan bahasa isyarat. (KOMPAS/RADITYA MAHENDRA YASA)

Berbagai produk dipamerkan dalam peluncuran tersebut, mulai dari pakaian yang dihias dengan lukisan peserta, celemek, makanan olahan, rempeyek, hingga telur asin. Produk-produk itu dipasarkan langsung di Griya Karya Inklusi dan secara daring.

Saat ini terdapat 55 peserta aktif yang mengikuti kegiatan setiap hari. Sementara itu, jumlah anggota binaan mencapai sekitar 150 orang.

”Mereka berkegiatan dari Senin sampai Sabtu. Hari Minggu biasanya digunakan untuk menyiapkan karya yang akan dipamerkan dan dijual,” kata Rina. Ia juga mengajak para orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk memberi ruang bagi anak bersosialisasi dan mengembangkan potensinya. Menurut dia, dengan bersosialisasi dan berkarya, mereka bisa mandiri secara finansial melalui hasil karya.

Peluncuran Griya Karya Inklusi diawali dengan lokakarya melukis di atas kain dan kaus yang dipandu seniman Giovanni Susanto. Hampir 30 peserta dari berbagai usia dan ragam disabilitas mengikuti pelatihan tersebut. Menurut Giovanni, peserta diajak mencoba media baru berupa kain dengan menggunakan cat akrilik. Selama ini mereka lebih sering melukis di atas kertas atau kanvas.

Selain seni lukis, peserta juga memperoleh pelatihan bahasa isyarat, pengembangan soft skill, dan kewirausahaan. Bagi para peserta, seni tidak lagi sekadar menjadi media berekspresi. Salah seorang peserta, Denny Irwansyah, warga Semarang Tengah, mengaku senang mengikuti pelatihan melukis kaus. Ia berharap suatu hari hasil karyanya dapat dipasarkan.

Dukungan juga datang dari Andi Wahyudi, ayah Almira Rizkia Agustin (9), penyandang autisme yang telah beberapa kali mengikuti pameran seni. Menurut dia, apresiasi terhadap karya anak jauh lebih penting daripada sekadar nilai ekonominya.

”Saya senang kalau karya anak dipajang dan dilihat banyak orang. Itu membuat dia percaya diri dan merasa dihargai. Dari situ mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri,” katanya.

Baca JugaSeragam Baru, Langkah Baru ke Sekolah
Baca JugaNew Pasar Maling, Mencari Pembeli yang Hilang
Baca JugaBelajar dari Kebun Binatang Mini di Mal

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelar Rosiade Padel Tournament Series-2, Andre Siapkan Bibit Atlet Asia Games
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Properti di Australia Anjlok Terdalam Sejak 2022
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Sita 12 Server Diduga untuk Tambang Bitcoin dari Ruko di Bekasi
• 22 jam lalukompas.com
thumb
BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja Asal Thailand, 12 Tersangka Ditangkap
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Ketua DPRD TTU Ungkap Langkah Tegas usai Anggotanya Terseret Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Apa Saja?
• 41 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.