CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar dikabarkan selangkah lagi mendapatkan tambahan amunisi di sektor pertahanan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Nama bek tengah asal Serbia, Nenad Lalic, mencuat sebagai kandidat kuat pemain asing baru Juku Eja setelah statusnya kini menjadi tanpa klub usai kontraknya bersama klub Thailand, Nakhon Ratchasima Mazda FC, berakhir pada 30 Juni 2026.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi dari PSM, namun nama Lalic telah masuk dalam daftar rumor transfer yang mengaitkannya dengan klub asal Makassar tersebut.
Lalic merupakan bek tengah berusia 27 tahun yang lahir di Novi Sad, Serbia, pada 5 April 1999. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Yuran Fernandes yang bakal dilepas klub.
Dengan tinggi badan 1,97 meter, ia dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara, kekuatan fisik, serta kemampuan mengawal lini pertahanan.
Selain berposisi sebagai bek tengah, pemain berkaki dominan kanan yang juga mampu menggunakan kedua kakinya itu dinilai memiliki distribusi bola yang cukup baik dari lini belakang.
Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai sekitar Rp5,2 miliar berdasarkan pembaruan Transfermarkt.
Sebelum berkiprah di Thailand, Lalic mengawali karier profesional di Serbia bersama Mladost Backi Jarak, kemudian memperkuat FK Modrica di Bosnia-Herzegovina
Kariernya berlanjut ke Rumania dengan membela Ripensia Timisoara dan CSC Dumbravita sebelum kembali ke Serbia bersama FK Mladost GAT Novi Sad.
Pada pertengahan 2025, ia menerima tawaran bermain di Liga Thailand bersama Nakhon Ratchasima Mazda FC dan menjadi salah satu pemain inti di klub tersebut.
Sepanjang musim 2025/26 bersama Nakhon Ratchasima, Lalic tampil konsisten dengan mencatatkan 30 penampilan di semua kompetisi.
Di Liga Thailand, ia bermain dalam 28 pertandingan, mencetak dua gol, serta mengoleksi lebih dari 2.300 menit durasi bermain.
Ia juga tampil pada ajang Piala FA Thailand dan Thai League Cup, menunjukkan peran penting sebagai jangkar pertahanan tim.
Apabila resmi bergabung, Lalic diproyeksikan menjadi sosok sentral di lini belakang PSM yang kini memasuki era baru bersama pelatih Darije Kalezic.
Pengalaman bermain di empat negara berbeda yakni Serbia, Bosnia-Herzegovina, Rumania, dan Thailand dinilai menjadi modal berharga bagi bek bertubuh jangkung tersebut untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia.




