New York Dilanda Panas Ekstrem! Suhu Terasa Capai 44°C, Seluruh Kota Keluarkan Peringatan Cuaca Panas Ekstrem

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

Menjelang libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (4 Juli), wilayah timur Amerika Serikat sedang mengalami gelombang panas paling hebat tahun ini. Akibat fenomena “heat dome” (kubah panas), suhu maksimum di New York pada Kamis (2 Juli) mendekati 40°C, sementara suhu yang dirasakan (heat index) mencapai 44°C. Pemerintah Kota New York pun mengeluarkan peringatan cuaca panas ekstrem.

Meski cuaca sangat terik, pertandingan Piala Dunia 2026 dan perayaan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat tetap menarik banyak wisatawan untuk datang ke New York.

EtIndonesia.com Menjelang peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat, cuaca di wilayah timur negeri itu juga menjadi “memanas”. Pada Kamis, suhu udara melampaui 100°F (sekitar 38°C), sementara suhu yang dirasakan diperkirakan melonjak hingga 44°C, sehingga Pemerintah Kota New York mengeluarkan peringatan cuaca panas ekstrem.

Seorang wisatawan asal Inggris mengatakan: “Benar-benar sangat panas, panas sekali. Sekitar dua minggu lalu kami juga mengalami gelombang panas di negara kami, cuacanya juga sangat panas.”

Wisatawan Inggris lainnya berkata: “Suhu tertinggi mencapai 100°F. Tetapi kondisi di sini benar-benar berbeda. Saya kira di sini akan lebih sejuk, ternyata tidak, malah lebih panas. Ini benar-benar luar biasa.”

Gelombang panas terkuat tahun ini melanda wilayah timur AS

Wilayah timur Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir mengalami gelombang panas paling dahsyat sepanjang tahun ini. Di bawah pengaruh fenomena heat dome, suhu tinggi menyebar dari wilayah Midwest hingga Timur Laut Amerika Serikat, menjadikannya salah satu awal Juli terpanas dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Dinas Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service/NWS) telah mengeluarkan peringatan cuaca panas ekstrem untuk New York, New Jersey, dan wilayah sekitarnya. Warga diimbau menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore hari, terutama lansia, anak-anak, dan pekerja luar ruangan yang berisiko tinggi mengalami serangan panas.

Pemerintah Negara Bagian New York juga telah membuka sejumlah pusat pendinginan (cooling centers) dan mengimbau masyarakat menghemat penggunaan listrik guna mengurangi beban jaringan listrik.

Selain itu, ratusan pusat pendinginan di lima wilayah administratif Kota New York akan dibuka secara bertahap. Hingga Sabtu pekan ini, seluruh kolam renang umum berstandar Olimpiade maupun kolam renang umum berukuran sedang akan memperpanjang jam operasional hingga pukul 20.00 setiap malam. Sementara itu, pantai-pantai umum dibuka mulai pukul 10.00 hingga 18.00.

Suhu New York panas (NTD) Diperkirakan berlangsung hingga setelah Hari Kemerdekaan

Badan meteorologi memperkirakan gelombang panas ini akan berlanjut hingga setelah perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, dengan kemungkinan disertai badai petir yang cukup kuat.

Para ahli mengingatkan bahwa cuaca panas ekstrem merupakan salah satu bencana cuaca yang menyebabkan kematian terbanyak setiap tahunnya di Amerika Serikat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk:

Panas ekstrem tak mengurangi antusiasme wisatawan

Walaupun New York dilanda panas ekstrem, hal itu tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 maupun merayakan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat di kota tersebut.

Seorang wisatawan asal Brasil mengatakan: “Saya datang dari Brasil untuk menyaksikan Piala Dunia. New York sangat indah.”

Wisatawan Brasil lainnya menambahkan: “Panas, sangat panas. Saya berasal dari Brasil, tetapi sekarang di sana justru tidak panas, malah sedang dingin.”

Sementara itu, seorang wisatawan asal Inggris berkata: “Tanggal 4 Juli adalah hari ulang tahunnya.”

Rekannya menambahkan: “Pada tanggal 4 Juli saya genap berusia 21 tahun.”

Kota New York kerahkan kendaraan pendingin keliling

Setiap tahun, hampir 500 warga New York meninggal dunia akibat cuaca panas atau penyakit yang berkaitan dengan panas. Untuk mengurangi dampaknya, Pemerintah Kota New York untuk pertama kalinya mengoperasikan armada yang terdiri dari 15 kendaraan layanan pendinginan keliling. Kendaraan-kendaraan ini berpatroli di berbagai lokasi untuk menyediakan layanan kesehatan, air minum gratis, serta makanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Laporan wartawan NTD Television, Yu Liang dan Hong Da, dari New York.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramai-Ramai Warga Murtad Demi Hindari Pajak
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tokopedia Dikabarkan PHK 90 Persen Karyawan, Ini Komentar GoTo
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Setelah 3 Kali Kalah, Keiko Fujimori Menang di Pilpres Peru 2026
• 19 menit laluerabaru.net
thumb
Koper Berisi Rp 1,5 M Terendam Banjir, Begini Nasib Uangnya
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Lionel Messi Kembali Bersinar dan Bawa Argentina ke Babak 16 Besar 2026 usai Direpotkan Tanjung Verde
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.