Pramono Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik: Lebih Bagus dari Washington DC

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang menjadi salah satu bagian dari rangkaian HUT ke-499 Jakarta.

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini kita bisa menghadiri pembukaan Jakarta Creative Festival 2026 sebagai bagian dari perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta,” ujarnya di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7).

JKF tahun ini mengusung tema 'A Creative Movement for A Sustainable Global City'. Gelaran acara ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, perbankan, pelaku UMKM, masyarakat, dan media untuk mendorong ekonomi kreatif untuk pertumbuhan ekonomi baru.

Dalam sambutannya, Pramono menyoroti capaian Jakarta sebagai kota global yang dinilai terus meningkat. Pramono mengatakan posisi Jakarta dalam indeks kota global mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

“Ketika saya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu, indeks kota globalnya nomor 74. Dan alhamdulillah dalam 10 bulan naik menjadi 71,” kata Pramono.

Ia lalu mengungkap hasil survei terbaru yang dirilis perusahaan konsultan di Brussel, Belgia, Resonance Consultancy, melalui laman World’s Best Cities 2026. Posisi Jakarta kini menempati peringkat 53 kota terbaik dari 100 kota dunia.

“Dan 2-3 minggu yang lalu, dilakukan survei oleh lembaga internasional yang berpusat di Brussels, kota-kota ibu kota dunia, dari 100 kota dunia, Jakarta ranking 53. Dan Jakarta lebih bagus dari Washington DC, yang penting itulah. Lebih bagus juga dari Abu Dhabi dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Pramono, capaian itu menjadi indikator bahwa Jakarta makin kompetitif di tingkat global. Ia menegaskan status Jakarta sebagai kota global harus dijaga melalui berbagai terobosan kebijakan.

“Jakarta adalah etalase atau role model. Dan inilah yang harus dijaga bersama-sama sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional,” ucap dia.

Pramono mengatakan Jakarta memiliki posisi strategis karena tetap menjadi pusat ekonomi nasional sekaligus masih berstatus ibu kota negara.

“Karena hanya Jakarta, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, menyandang sebagai kota global, pusat perekonomian, dan sekaligus masih menjadi ibu kota negara," ungkapnya.

Karena itu, Pemprov DKI disebut terus mendorong langkah-langkah untuk meningkatkan daya saing Jakarta dengan kota-kota besar dunia.

“Maka untuk itu, langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk mempunyai daya saing global dengan kota-kota dunia, itulah yang kami lakukan sekarang ini,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK sebut timses Syah Afandin dapat 85 proyek senilai Rp10,2 miliar
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
KPK evaluasi pencegahan usai dua kepala daerah eks Plt kena OTT
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Perluas Portofolio, Xiaomi Indonesia Luncurkan Tiga Produk Baru
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pengadaan Seragam SD Juga Jadi Ceruk Korupsi Bupati Langkat
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026: Big Match Portugal vs Spanyol hingga Brasil Tantang Norwegia
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.