Imigrasi Bogor Hadirkan Layanan MEDISA, Warga Bisa Bikin Paspor di Hari Sabtu

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Non TPI Bogor menghadirkan inovasi layanan MEDISA (Melayani di Hari Sabtu). Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat, terutama para pekerja, yang kesulitan meluangkan waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Kelas I Non TPI Bogor, Stephanie Arimitry Hutapea, menjelaskan inovasi ini berangkat dari pengamatan terhadap masyarakat yang kerap terhalang kesibukan kerja dari Senin hingga Jumat.

"Tentunya kita berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kita melihat kan mungkin dari Senin sampai Jumat masih banyak orang-orang yang kesulitan karena sibuk kerja. Karena itulah adanya MEDISA, kita merutinkan pelayanan ini setiap hari Sabtu," ujar Stephanie.

Lebih lanjut, Stephanie menegaskan, terobosan pelayanan di luar jam kerja ini merupakan wujud nyata dari komitmen untuk terjun langsung mempermudah urusan masyarakat lewat pelayanan di luar jam kerja.

"Tujuan pelayanan dilakukan di weekend ini adalah untuk memajukan semangat imigrasi, semangatnya 'Imigrasi Untuk Rakyat'. Kita berusaha melaksanakan imigrasi untuk rakyat ini lewat pelayanan di luar jam kerja," tambahnya.

Stephanie juga menyebutkan bahwa untuk memastikan proses layanan berjalan lancar, jumlah pemohon yang dilayani pun dibatasi setiap minggunya.

"Kalau untuk MEDISA sendiri itu (kuotanya) 50 orang," jelasnya.

Inovasi pelayanan ini mendapat sambutan positif. Wulan (22), salah satu pemohon paspor, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan pembuatan paspor di hari Sabtu tersebut.

"Senin sampai Jumat aku kerja, jadi untuk hari Sabtu ini bisa di weekend. Terus ada layanan publik yang buka di hari Sabtu, itu sangat-sangat membantu,” kata Wulan.

Selain waktu operasional yang fleksibel, proses pelayanannya pun diakui sangat efisien.

Umi Lestari (54), warga lainnya yang mengurus paspor, merasakan langsung tahapan pemberkasan hingga foto yang berjalan sangat cepat.

"Bermanfaat banget, lebih cepat, nggak keburu-buru, nggak banyak orang, lebih enak. Nggak nyampai 5 menit. Kalau dari kita duduk di loket tadi, sampai foto, sampai selesai 5 menitan," ungkap Umi.

Meski sudah merasa puas dengan efisiensi dan inovasi yang dihadirkan melalui layanan MEDISA, masyarakat tetap menaruh harapan bagi Kantor Imigrasi Bogor.

"Mungkin ditingkatkan lagi untuk semua pelayanannya, dari mungkin dari segi awal dokumen-dokumen persiapannya mungkin lebih diedukasi lagi mungkin via media sosial," harap Wulan.

"Ya sudah bagus, tapi harus lebih bagus lagi," kata Umi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menurut Psikolog, Hal yang Sering Dikira Clingy Ini Justru Tanda Kamu Punya Hubungan Sehat
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Perkuat Tata Kelola, Pertamina Tuntas Rampingkan 31 Entitas
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sinopsis SEBENING CINTA SCTV Episode 13, Hari Ini Jumat 3 Juli 2026: Bimo Emosi Hajar Banyu, Bening Dibuat Terkejut Soal Pernikahan
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KPK: Bupati Langkat terima Rp3,5 M terkait kepsek hingga seragam SD
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Penguatan Daya Saing Industri Dinilai Kunci Perluasan Lapangan Kerja
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.