Film garapan Reza Arap, Harusnya Horror, siap tayang di bioskop mulai 20 Agustus mendatang. Muncul kekhawatiran bagaimana film ini akan dipasarkan, mengingat salah satu pemain utamanya, Lula Lahfah, telah berpulang.
Menanggapi hal ini, Reza Arap berjanji bahwa ia dan pihak rumah produksi, Essjay Studios, tidak akan glorifikasi atau mengagung-agungkan kepergian Lula Lahfah demi kepentingan promosi film.
"Kalimat saya kemarin di ketika launching main poster dan juga trailer, saya bilang bahwa saya tidak akan mengagungkan, PH juga sudah setuju, teman-teman juga sudah setuju semua, kalau PH tidak akan mengagungkan kepergian almarhumah," tegas Reza Arap di Senayan, Rabu (1/7).
Keputusan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Lula sebagai seorang seniman. Arap yakin bakat dan kerja keras Lula dalam film ini sudah lebih dari cukup untuk diapresiasi tanpa harus dibumbui dengan narasi kesedihan.
"Menurut saya pribadi karya itu abadi. Mau apa pun itu, mau film, mau musik, anything. Dan menurut saya Lula itu akan terus ada, Lula itu akan terus ada di sini dan ya kita fokus ke karyanya aja karena itu impiannya beliau," lanjut Arap.
Arap juga sempat merasa kesal dengan potongan-potongan video di media sosial yang salah mengartikan maksudnya. Ia ingin publik memahami bahwa fokus utama tim adalah menunjukkan Lula Lahfah dalam mengeksekusi perannya sebelum ia pergi.
"Itu kenapa aku perlu bring up lagi di sini karena itu respect banget sih. Jadi kami bersama tim promo juga berterima kasih buat kami itu adalah hal yang paling bener dan bijak," tutur Arap.
Selain menghormati Lula, film ini juga diniatkan Arap sebagai hadiah bagi para penggemar setia yang telah mengikuti perjalanan mereka selama ini, terutama para pengikut proyek "Maraphton".
"Enggak, justru itu memang sengaja saya berikan 'Harusnya Horror' ini itu sebagai kado gitu. Kado buat fansnya Marapton itu sendiri. Jadi setelah Marapton S3, ini kado yang bisa kita kasih yaitu festival yang kemarin dan juga film," tutup Arap.
Film Harusnya Horror jadi debut penyutradaraan Reza Arap bergenre komedi fantasi. Produksi Essjay Studio ini menceritakan sekelompok konten kreator yang kesulitan keuangan. Mereka terpaksa bekerja sama dengan hantu yang tidak menyeramkan untuk membuat konten viral di internet.
Film yang dibintangi Reza Arap, Lula Lahfah, Tierison, Bravy, Aloy, Garry Ang, Yukatheo, Niko Junius, Ibot, Tepe, Reyna Venska, Heroe Soewarno, Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, dan Cellos ini akan tayang di bioskop pada 20 Agustus mendatang.





