REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pengelola objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat berharap, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung bakal mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Bandara milik TNI AU tersebut dijadwalkan kembali melayani penerbangan mulai September 2026.
"Harapan kami tentu saja dengan adanya flight langsung ke Bandara Husein Sastranegara minat wisatawan mancanegara ke Lembang kembali meningkat," kata Public Relations Floating Market Lembang, Intania Setiati saat dikonfirmasi Republika di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026).
Bandara Husein Sastranegara Mulai Beroperasi 17 September 2026
KCIC Yakin Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tak akan Gerus Penumpang Whoosh
Dia menyampaikan, beroperasinya Bandara Husein Sastranegara pasti mendongkrak kunjungan ke kawasan Lembang, khususnya pelancong dari luar negeri. Pasalnya, wisatawan seperti dari Singapura, Malaysia, dan negara lain bisa langsung terbang menuju Kota Bandung dan melanjutkan perjalanan ke Lembang.
Namun, sejak penerbangan komersil di Bandara Husein Sastranegara ditutup dan dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka di pada 2023, kunjungan wisatawan mancanegara ke Lembang pun anjlok. Gairah wisatawan luar negeri perlahan kembali meningkat usai hadirnya Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Intania optimistis, wisatawan mancanegara bakal melonjak mengunjungi Lembang jika bandara di tengah Kota Bandung itu melayani penerbangan keluar negeri. "Wisata mancanegara sejak bulan kalu ada peningkatan. Ada dari Malaysia, Singapura, Jepang, China dan beberapa negara lainnya," ujar Intania.