Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Jembatan Gembok Cinta akan dibangun di atas Sungai Cideng di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
“Dalam penataan Jalan Hajjah Rangkayo (HR) Rasuna Said, ada Sungai Cideng, dan akan dibangun jembatan kecil-kecil di atasnya,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu.
Dia membayangkan di lokasi tersebut, ada jembatan kecil sebanyak tiga atau empat unit, dan di atasnya ada tempat untuk meletakkan gembok cinta.
“Mereka yang memiliki pasangan akan datang ke sana, memasang gembok, dan ini akan menjadi colourful,” ujar Pramono.
Dia mengatakan di lokasi tersebut juga terdapat Halte Integritas yang baru diresmikan di depan Gedung KPK.
“Warga Jakarta nanti akan datang ke sana bersama pasangannya dan memasang gembok di lokasi tersebut,” tutur Pramono.
Baca juga: Pramono: Gembok cinta akan dibuat di Jembatan Rasuna Said depan KPK
Pemasangan gembok cinta itu, kata dia, bukan dilakukan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), tetapi di jembatan kecil yang akan dibangun di atas Sungai Cideng.
“Ada tiga atau empat jembatan yang akan dibangun nantinya di atas sungai itu,” ungkap Pramono.
Sebelumnya, Pramono mengaku optimistis Jalan HR Rasuna Said yang telah rampung ditata dan diresmikan pada hari ini, Sabtu, dapat menjadi ikon baru Jakarta.
“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus,” kata Pramono.
Seperti diketahui, penataan Jalan HR Rasuna Said dengan panjang 3,8 kilometer itu mencakup perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel, dan perbaikan ketinggian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat, yang secara keseluruhan menelan biaya sekitar Rp91 miliar.
Baca juga: DKI akan bangun jembatan di Rasuna Said, ada fasilitas gembok cinta
Baca juga: Jalan Rasuna Said rampung ditata, Pramono yakin jadi ikon baru Jakarta
“Dalam penataan Jalan Hajjah Rangkayo (HR) Rasuna Said, ada Sungai Cideng, dan akan dibangun jembatan kecil-kecil di atasnya,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu.
Dia membayangkan di lokasi tersebut, ada jembatan kecil sebanyak tiga atau empat unit, dan di atasnya ada tempat untuk meletakkan gembok cinta.
“Mereka yang memiliki pasangan akan datang ke sana, memasang gembok, dan ini akan menjadi colourful,” ujar Pramono.
Dia mengatakan di lokasi tersebut juga terdapat Halte Integritas yang baru diresmikan di depan Gedung KPK.
“Warga Jakarta nanti akan datang ke sana bersama pasangannya dan memasang gembok di lokasi tersebut,” tutur Pramono.
Baca juga: Pramono: Gembok cinta akan dibuat di Jembatan Rasuna Said depan KPK
Pemasangan gembok cinta itu, kata dia, bukan dilakukan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), tetapi di jembatan kecil yang akan dibangun di atas Sungai Cideng.
“Ada tiga atau empat jembatan yang akan dibangun nantinya di atas sungai itu,” ungkap Pramono.
Sebelumnya, Pramono mengaku optimistis Jalan HR Rasuna Said yang telah rampung ditata dan diresmikan pada hari ini, Sabtu, dapat menjadi ikon baru Jakarta.
“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus,” kata Pramono.
Seperti diketahui, penataan Jalan HR Rasuna Said dengan panjang 3,8 kilometer itu mencakup perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel, dan perbaikan ketinggian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat, yang secara keseluruhan menelan biaya sekitar Rp91 miliar.
Baca juga: DKI akan bangun jembatan di Rasuna Said, ada fasilitas gembok cinta
Baca juga: Jalan Rasuna Said rampung ditata, Pramono yakin jadi ikon baru Jakarta





