Salurkan Bantuan dan Santunan, Pertamina Hadirkan Semangat Baru bagi Anak-anak Banyuwangi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai halaman kantor Integrated Terminal Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur pada Jumat (3/7/2026)

Di tengah aktivitas operasional penyaluran energi, PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari keluarga prasejahtera melalui program Seragam Sekolah Bersama Pertamina (Sesama) dan Pertamina Berkah.

Bertepatan dengan kegiatan Jumat Berkah, Pertamina menyalurkan 200 paket bantuan pendidikan yang terdiri atas seragam, sepatu, perlengkapan sekolah, serta santunan berupa uang tunai kepada siswa SD dan SMP.

Para penerima manfaat berasal dari empat yayasan di Jawa Timur, yakni Yayasan Salafiyah Syafi'iyah As'adiyah Ibrahimy, Yayasan Darussalam, Yayasan Syamsul Huda, dan Yayasan Datuk Abdurrahim Bauzir.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para penerima manfaat agar dapat belajar dengan lebih tenang tanpa menambah beban orangtua. Terlebih menjelang tahun ajaran baru, ketika kebutuhan sekolah sering kali harus bersaing dengan pemenuhan kebutuhan pokok keluarga.

Baca juga: Pertamina Buka Rekrutmen Internship untuk “Fresh Graduate”, Pendaftaran hingga 5 Juli 2026

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Pertamina dalam mendukung generasi penerus bangsa.

"Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih baik. Kami di Pertamina hadir tidak hanya untuk menyalurkan energi secara fisik, tetapi juga menyalurkan semangat dan harapan bagi anak-anak kita yang membutuhkan," kata Mochamad Iriawan.

"Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi adik-adik di Banyuwangi untuk terus belajar dengan tekun dan meraih cita-cita setinggi mungkin," ujar Mochamad Iriawan dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com pada Sabtu (4/7/2026).

Dok. Pertamina Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan dalam penyaluran bantuan pendidikan di Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok. Pertamina)

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada takmir masjid dan kaum dhuafa di sekitar wilayah operasional Integrated Terminal Tanjungwangi.

Kegiatan terebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus kepedulian Pertamina dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Aksi sosial tersebut dilaksanakan di sela agenda kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) ke Integrated Terminal Tanjungwangi.

Kunjungan itu bertujuan memastikan fasilitas penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran energi di ujung timur Pulau Jawa beserta wilayah sekitarnya beroperasi secara optimal guna mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Bagi Pertamina, energi tidak hanya dimaknai sebagai bahan bakar yang menggerakkan mesin, tetapi juga sebagai energi positif yang mampu menggerakkan kehidupan sosial masyarakat.

Melalui sinergi antara keandalan operasional dan kepedulian sosial, Pertamina berkomitmen memastikan kehadiran perusahaan terus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buntut Kericuhan di PN Semarang, Tim Sudewo Laporkan Personel KPK ke Dewas
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Membongkar Strategi Memilih HP Murah untuk Produktivitas Harian, Jangan Terjebak Spesifikasi yang Menyesatkan
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Soal IKN Jadi Pusat Keuangan Internasional, Purbaya: Masih Sepi
• 23 jam laludisway.id
thumb
Gus Ipul Tegaskan Tak Akan Calonkan Diri Jadi Ketum PBNU: Banyak yang Lebih Pantas
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Bahasa Sunda di Era Digital: Tantangan dan Peluang
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.