JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Inpeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akibat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mulai menurun secara signifikan.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid ketika meninjau kebakaran TPA Jatiwaringin yang belum juga padam pada hari kelima, Sabtu (4/7/2026).
"Terkait kasus ISPA, hingga saat ini tercatat sekitar 22 orang yang terpapar dan sedang ditangani oleh Dinas Kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Selama 14 Hari
Sebelumnya, ada sekitar 154 warga yang dilaporkan mengalami ISPA akibat paparan asap pekat dari kebakaran TPA Jatiwaringin.
Dari 154 warga yang ISPA, satu di antaranya merupakan ibu hamil dan harus dirujuk ke rumah sakit, karena kondisinya cukup parah.
Namun kata Maesyal, 22 orang yang saat ini masih terindikasi ISPA belum ada yang dirujuk lagi ke rumah sakit.
Baca juga: Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Terjangkit ISPA, Satu Ibu Hamil Dirawat
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah melakukan tiga kali evakuasi warga yang tinggal di sekitar TPA Jatiwaringin ke tempat yang lebih aman di Desa Sarimukti dan Desa Rajamandala agar tidak terus terpapar asap kebakaran.
"Mereka sempat mengungsi satu hingga dua malam, namun sekarang sudah kembali ke rumah masing-masing," ujar Maesyal.
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memfasilitasi masyarakat untuk mengantisipasi dampak asap.
Baca juga: Sudah Lima Hari, Apa Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam?
Seperti, menyediakan tempat tidur, kebutuhan sehari-hari, serta pemeriksaan kesehatan rutin.
"Petugas kesehatan dari Puskesmas juga melakukan kunjungan door-to-door ke rumah warga yang tidak datang ke posko," tutur Maeysal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang