Koster: Salah Layani Wisatawan Asing, Pariwisata Bali Bisa Terdampak

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kualitas pelayanan keimigrasian menjadi faktor penting dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia. Menurut dia, kesalahan dalam pelayanan terhadap wisatawan mancanegara dapat berdampak langsung terhadap reputasi pariwisata Pulau Dewata.

"Kalau kita salah dalam memberikan pelayanan, maka akan sangat berdampak bagi pariwisata Bali," kata Koster saat menghadiri Bazar Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Bali di Denpasar, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga
  • Upacara Berkabung Nasional untuk Ali Khamenei Resmi Dimulai di Teheran
  • Dony Oskaria Minta Bank BUMN Perkuat Fundamental, Ini Alasannya
  • Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Koster mengatakan pelayanan publik merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga seluruh instansi pemerintah dituntut memberikan layanan yang cepat, tepat, mudah diakses, dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Bazar Pelayanan Publik yang menghadirkan berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi. Menurutnya, konsep tersebut memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan tanpa harus mendatangi banyak kantor.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Koster menilai sektor keimigrasian memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu pintu pertama yang berinteraksi dengan wisatawan asing saat memasuki Bali. Kualitas pelayanan yang diberikan akan memengaruhi kenyamanan wisatawan sekaligus membentuk kesan terhadap Indonesia.

Menurut dia, meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara membuat beban pelayanan keimigrasian di Bali terus bertambah. Saat ini kunjungan wisatawan asing ke Bali telah mendekati tujuh juta orang sehingga membutuhkan sistem pelayanan yang semakin profesional dan efisien.

Karena itu, ia menegaskan pengelolaan layanan keimigrasian tidak dapat hanya mengandalkan instansi terkait, tetapi memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun instansi vertikal.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MUI Minta Prabowo Bahas Nasib Minoritas Muslim saat Bertemu PM Modi
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
OptiFine vs Sodium Minecraft, Mana yang Memberikan FPS Lebih Tinggi dan Pengalaman Bermain Lebih Mulus?
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Melalui Pangan Lokal dan Edukasi VR, ​Tim Pengabdian Masyarakat Unhas Gelar Gerakan Desa Bebas Stunting di Selayar
• 7 jam laluharianfajar
thumb
KPK Tetapkan Bupati Langkat Sebagai Tersangka Suap
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Andi Rio Idris Padjalangi Nahkodai IKAJO Sulsel, Mubes II di Yogyakarta Tegaskan Peran Alumni untuk Daerah
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.