PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membidik sejumlah proyek konstruksi di sektor pengelolaan limbah (waste management) dan pertambangan.
IDXChannel - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membidik sejumlah proyek konstruksi di sektor pengelolaan limbah (waste management) dan pertambangan. Langkah ini sebagai bentuk dari strategi diversifikasi perseroan di luar sektor industri kelapa sawit dan industri kertas.
Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto mengatakan, sektor kelapa sawit dan industri kertas memang masih penyumbang utama portofolio proyek yang digarap perseroan.
Namun, kata dia, perseroan tetap aktif untuk menjajaki peluang di sektor lain yang memiliki prospek pertumbuhan. Selain itu, sektor yang dipilih juga harus selaras dengan kompetensi inti PBSA.
Vincentius mengungkapkan, PBSA memiliki rekam jejak mengerjakan proyek waste management lewat kerja sama dengan EcoOils. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi perseroan untuk terus mengembangkan portofolio proyek di luar sektor utama.
"Oleh karena itu, industri pengelolaan limbah masih menjadi salah satu target pasar yang potensial bagi perseroan," katanya dikutip Sabtu (4/7/2026).
Selain itu, kata Vincentius, PBSA juga tengah dalam proses tender untuk mengerjakan proyek di sektor pertambangan. Hal ini penting agar portofolio proyek perseroan semakin beragam.
"Langkah ini menunjukkan komitmen perseroan untuk memperluas cakupan bisnis secara selektif dan terukur dengan tetap berfokus pada bidang usaha yang sesuai dengan keahlian dan kapabilitas perseroan," tuturnya.
Sebagai informasi, saat ini PBSA tengah mengerjakan sejumlah proyek. Di antaranya perluasan fasilitas produksi tisu PT OKI & Pulp Paper di Sumatera Selatan dengan nilai kontrak Rp450 miliar.
Selain itu, perseroan juga tengah menggarap ekspansi fasilitas produksi PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk di Karawang, Jawa Barat dengan nilai kontrak Rp377 miliar.
(Rahmat Fiansyah)





