Ringkasan Berita
- Persik Kediri mengakhiri masa peminjaman Adrian Luna.
- M Supriadi juga resmi berpisah setelah tiga musim bersama Macan Putih.
- Adrian Luna mencatat dua gol dan empat assist dalam 15 pertandingan.
- Supriadi menutup kebersamaan dengan total 55 penampilan dan dua gol.
Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri kembali melakukan penyegaran skuad dengan mengakhiri kerja sama bersama Adrian Luna dan M Supriadi. Adrian Luna menuntaskan masa peminjamannya bersama Macan Putih, sedangkan M Supriadi resmi mengakhiri kebersamaan setelah memperkuat Persik Kediri selama tiga musim.
Kedua pemain dinilai memberikan kontribusi penting dalam perjalanan Persik Kediri di kompetisi Super League, baik melalui performa di lapangan maupun semangat yang ditunjukkan sepanjang membela tim.
Adrian Luna Tinggalkan Persik Kediri Usai Paruh Musim
Adrian Luna bergabung dengan Persik Kediri pada paruh musim Super League 2025/2026 sebagai pemain pinjaman dari klub India, Kerala Blasters FC.
Meski hanya setengah musim, gelandang asal Uruguay itu mampu memberikan pengaruh besar terhadap permainan Macan Putih.
Luna tampil dalam 15 pertandingan dengan torehan dua gol dan empat assist.
Gol pertamanya di sepak bola Indonesia tercipta saat Persik Kediri menaklukkan Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Brawijaya pada 30 Januari 2026.
Ia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Persik Kediri menang 3-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Gol tersebut menjadi penutup kemenangan Macan Putih di kandang lawan.
Manajer tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain berusia 34 tahun tersebut.
“Meski singkat, Adrian Luna memberikan kontribusi besar dalam perjalanan musim lalu. Tidak hanya melalui gol dan assist, Luna juga memberikan perbedaan dalam permainan Persik Kediri. Kami berterima kasih atas kontribusinya selama ini,” ujar Kuncara.
Tiga Musim Penuh Dedikasi M Supriadi
Bersamaan dengan berakhirnya masa peminjaman Adrian Luna, Persik Kediri juga mengumumkan perpisahan dengan winger muda M Supriadi.
Pemain kelahiran 2002 itu didatangkan dari Persebaya Surabaya pada musim 2023/2024 dan langsung menjadi salah satu pilihan utama di sektor sayap kanan.
Pada musim pertamanya bersama Persik Kediri, Supriadi mencatatkan empat assist dan menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan cepat.
Meski menghadapi tantangan pada musim kedua, ia mampu bangkit dan kembali memberikan kontribusi pada musim ketiganya.
Sepanjang musim 2025/2026, Supriadi tampil dalam 20 pertandingan dan menyumbangkan satu gol. Secara keseluruhan, ia menorehkan 55 penampilan dan dua gol selama mengenakan seragam Macan Putih.
Manajemen Apresiasi Kontribusi Kedua Pemain
Rachmad Tri Kuncara menilai M Supriadi selalu menunjukkan semangat tinggi setiap kali mendapat kesempatan bermain.
Menurutnya, pemain muda tersebut mampu melewati berbagai tantangan dan tetap memberikan pengaruh positif bagi tim.
“Dalam setiap pertandingan yang dijalaninya, Supriadi memperlihatkan semangat yang kuat. Supriadi telah membuktikan mampu melewati tantangan berat dan kembali dengan semangat yang sama, semangat untuk membawa kemenangan bagi Persik Kediri. Peranan Supriadi selama di Persik Kediri tidak hanya penting, tapi juga memberikan pengaruh besar,” tambah Kuncara.
Menutup pernyataannya, manajemen Persik Kediri menyampaikan doa terbaik untuk perjalanan karier kedua pemain. “Kami di Persik Kediri akan selalu mendoakan Supriadi meraih sukses dan prestasi yang lebih baik lagi ke depannya. Kami percaya Supriadi dengan semua potensinya, mampu melakukan hal tersebut,” pungkas Kuncara.
Perpisahan dengan Adrian Luna dan M Supriadi menjadi bagian dari proses restrukturisasi skuad yang tengah dilakukan Persik Kediri untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim berikutnya. [nm/kun]




