Reaktivasi September, Ini 8 Destinasi Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Pemerintah Kota Bandung memastikan berbagai persiapan terus dilakukan menjelang rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Sedikitnya delapan rute penerbangan diproyeksikan kembali beroperasi saat bandara tersebut resmi dibuka untuk layanan komersial.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan delapan destinasi yang dipastikan akan dilayani yakni Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru.

"Mudah-mudahan nanti bisa terbang ke Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru. Delapan destinasi itu sudah pasti," kata Farhan di GOR Bandung Arena, Sabtu, 4 Juli 2026.

Farhan menjelaskan, seluruh keputusan terkait operasional penerbangan menjadi kewenangan penuh Kementerian Perhubungan. Meski demikian, Pemkot Bandung terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan penunjang di luar kawasan bandara siap saat operasional kembali dimulai.

 

Baca Juga :

Bandara Husein Sastranegara Dijadwalkan Kembali Beroperasi 17 September


Menurut Farhan, pemerintah pusat telah memiliki kesepahaman terkait rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara pada rentang Juli hingga September 2026.

"Alhamdulillah, walaupun kami bukan pembuat keputusan. Presiden, Menteri Perhubungan, Kementerian Pertahanan, dan TNI AU semuanya sudah bersepakat untuk mengoperasikan bandara antara Juli, Agustus, atau September. Kami memang masih menunggu," ujar Farhan.

Sembari menunggu keputusan resmi pemerintah pusat, Pemkot Bandung mempercepat penyelesaian berbagai infrastruktur pendukung di sekitar kawasan bandara. Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan jalan, normalisasi drainase, pemangkasan pohon, pemasangan dan perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga pembaruan marka jalan.


Arsip- Bandara Husein Sastranegara saat masih melayani penumpang di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)


Farhan menyebutkan sebagian besar pekerjaan fisik telah rampung. Namun, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diselesaikan, terutama berkaitan dengan sistem parkir dan pengaturan transportasi menuju bandara.

"Hal yang masih menjadi pekerjaan rumah sekarang adalah parkir, tata kelola parkir, serta taksi. Sudah dipastikan tidak boleh ada kendaraan umum massal seperti angkot maupun bus masuk ke sana. Kalau pun ada, kami hanya menyiapkan shuttle, tetapi itu pun belum final. Dari sisi luar, kami sudah siap," ungkap Farhan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemain 18 Tahun Australia Lucas Herrington Jadi Sorotan usai Gagal Eksekusi Penalti, Banjir Dukungan
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
67 Tahun Misi Kemanusiaan di Papua, Insiden Tragis Menimpa Maskapai AMA
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
BI Papua Intensifkan Gerakan Pangan Murah dan Kerja Sama Antar Daerah untuk Kendalikan Inflasi
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Ketegangan Mereda, Saudi-Qatar Kirim Delegasi Hadiri Pemakaman Khamenei di Iran
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.