Jesse Marsch Sebut Maroko Tantangan Terbesar Kanada di Piala Dunia 2026

medcom.id
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Timnas Kanada akhirnya mencapai fase yang belum pernah mereka capai dalam era modern Piala Dunia. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil menembus babak 16 besar dan membuka peluang kembali mencetak sejarah baru di turnamen ini.
 
Namun langkah mereka langsung diuji di titik paling sulit. Di Houston Stadium, Minggu (4/7) dini hari WIB, Kanada akan menghadapi Maroko, tim yang tampil konsisten sejak awal turnamen dan belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
 
Pelatih Kanada, Jesse Marsch, bahkan tidak menutupi betapa beratnya tantangan yang menunggu timnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  Marsch: Maroko Adalah Tim yang Sangat Lengkap
Dalam konferensi pers jelang laga, Marsch menilai Maroko sebagai salah satu tim paling solid di turnamen ini, baik secara individu maupun kolektif. Menurutnya, bukan hanya kualitas pemain yang membuat Maroko berbahaya, tetapi juga cara mereka bermain sebagai satu unit yang disiplin dan percaya diri.

“Kami sangat antusias menghadapi momen ini. Ketika berbicara mengenai Maroko, ini adalah tim dengan talenta individu yang luar biasa dan sangat terorganisasi,” kata Marsch.
 
“Hasil-hasil yang mereka raih menunjukkan kepercayaan diri yang mereka miliki saat ini. Mereka bermain dengan penuh keyakinan. Kami tahu sedang menghadapi tantangan yang sangat besar,” imbuhnya,
  Maroko Datang dengan Status Tak Terkalahkan
Maroko melangkah ke babak 16 besar dengan catatan yang sangat meyakinkan. Mereka belum terkalahkan sepanjang turnamen, termasuk saat menahan imbang Brasil di fase grup dan menyingkirkan Belanda lewat adu penalti di fase gugur sebelumnya.
 
Performa itu membuat Singa Atlas menjadi salah satu tim paling stabil dan sulit dikalahkan di Piala Dunia 2026.
  Kanada Bawa Momentum Sejarah
Di sisi lain, Kanada datang dengan cerita berbeda. Mereka akhirnya berhasil lolos ke fase gugur setelah bertahun-tahun selalu gagal melewati fase grup di edisi sebelumnya.
 
Pencapaian ini menjadi titik penting dalam perkembangan sepak bola Kanada, yang dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan peningkatan signifikan di level internasional.
  Johnston: Jangan Terkunci oleh Tekanan Laga Besar
Bek Kanada Alistair Johnston, yang sudah punya pengalaman menghadapi Maroko di turnamen sebelumnya, meminta rekan-rekannya untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa laga ini akan disaksikan dunia, tetapi itu bukan alasan untuk bermain tegang.
 
“Saya mengatakan kepada para pemain, mainkan pertandingannya, bukan momennya. Pada akhirnya, ini tetap 11 lawan 11, bolanya tetap bulat, dan ukuran lapangannya juga sama,” ujar Johnston.
 
“Seluruh penjuru dunia akan menyaksikan laga ini. Mari kita tampil dan memberikan performa terbaik kami,” pungkasnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buru Pembuang Bayi di Toilet KA Sancaka, Polisi Periksa Saksi dan Cek CCTV
• 4 jam laludetik.com
thumb
Pramono Tegaskan Urusan Pengungsi WNA di Trotoar UNHCR Bukan Kewenangan Pemprov DKI, Siap Tertibkan Pelanggaran
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Adira dukung pembiayaan kendaraan melalui mitra dealer di Jakarta Fair
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Pecah Rekor, Prancis Alami Juni 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, 72 Wilayah Siaga Merah
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
10 Hari Pascagempa, Venezuela Catat 2.954 Korban Tewas dan 50 Ribu Orang Masih Hilang
• 2 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.