Jakarta: Lima layanan TransJakarta akan mulai beroperasi pukul 10.00 WIB pada Minggu, 5 Juli 2026. Perubahan layanan ini karena adanya rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan maraton di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Ayu Wardhani mengatakan penyesuaian dilakukan dalam bentuk pengalihan rute, perpendekan layanan, maupun perubahan titik pemberhentian sementara menyesuaikan rekayasa lalu lintas yang berlaku.
"TransJakarta tetap melayani pelanggan selama berlangsungnya kegiatan lari dengan sejumlah penyesuaian operasional pada layanan yang terdampak rekayasa lalu lintas,” kata Ayu, dilansir dari Antara, Sabtu, 4 Juli 2026.
Baca Juga :
Pemprov DKI Kaji Usulan Penambahan Rute TransjabodetabekIa menambahkan, TransJakarta menyiagakan personel operasional di halte-halte strategis dan titik integrasi. Hal ini untuk memberikan informasi serta membantu pelanggan selama berlangsungnya penyesuaian layanan.
Adapun lima layanan yang dimaksud yakni 1H (Tanah Abang–Stasiun Gondangdia), 1R (Senen–Tanah Abang). Lalu, 2Q (Gondangdia–Balai Kota), 5M (Kampung Melayu–Tanah Abang via Cikini), dan 8N (Kebayoran–Petamburan via Asia Afrika).
Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.
Selain itu, sebanyak 13 layanan akan mengalami modifikasi rute pada pukul 05.00–10.00 WIB yakni Koridor 1 (Blok M–Kota), layanan 1A (Pantai Maju–Balai Kota), 1W (Blok M–Ancol), Koridor 2 (Pulo Gadung–Monas), 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya), Koridor 3 (Kalideres–Monas), 5C (Cililitan–Juanda).
Kemudian, 7F (Kampung Rambutan–Juanda), Koridor 9 (Pinang Ranti–Pluit), 9A (Cililitan–Grogol), S61 (Alam Sutera–Blok M), T31 (PIK 2–Blok M), serta SH2 (Bandara Soekarno-Hatta– Blok M).




