102 Warga Mengungsi Imbas Kebakaran di TPA Jatiwaringin, BNPB Menyiagakan Tim Medis

jpnn.com
13 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Sebanyak 102 warga mengungsi akibat kepulan asap kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan warga mengungsi untuk menghindari dampak bahaya dari sebaran asap material sampah.

BACA JUGA: Banjir Melanda Kota Manado, 747 Warga Mengungsi

"Hingga saat ini, petugas gabungan terus berupaya melakukan penanggulangan," kata dia dalam laporan di Jakarta, Sabtu (4/7).

Muhari mengatakan bahwa tim medis telah disiagakan secara terus-menerus selama 24 jam di lokasi pengungsian maupun tempat terdampak kejadian itu.

BACA JUGA: Kebakaran TPA Jatiwaringin Picu Asap Beracun, KLH Peringatkan Warga Mauk Pakai APD

Hal tersebut untuk mengantisipasi dampak buruk berupa infeksi saluran pernapasan akut (ispa) terhadap masyarakat.

Menurut dia, warga dari klaster kelompok rentan, seperti bayi di bawah lima tahun (balita), lanjut usia (lansia), serta penyintas penyakit bawaan, sebagai prioritas utama penjagaan medis tersebut.

BACA JUGA: Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Guna memperkuat penanganan dampak sosial dan teknis di lapangan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran di TPA Jatiwaringin.

Status kedaruratan tersebut dikeluarkan melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 yang dinyatakan berlaku selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 1 hingga 14 Juli 2026.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi sampai dengan hari ini tim petugas gabungan lintas instansi terpantau masih terus berjibaku melakukan pemadaman secara intensif melalui jalur darat. Selain itu, tim juga mengoptimalkan operasi pemadaman dari udara dengan dukungan bantuan dari BNPB.

Operasi udara berupa pengeboman air tersebut dinilai mendesak dilakukan karena bara api masih terdeteksi aktif di beberapa tempat dalam tumpukan material sampah sedalam beberapa meter. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
for Revenge Ungkap Tantangan Garap Soundtrack Film: Harus Ikuti Cerita
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menantang Kemapanan JETOUR T1 i-DM, ‘Urban Adventure’ Tanpa Range Anxiety
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Laga Kanada vs Maroko Dimulai Tepat Tengah Malam!
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Terungkap! Mayat Wanita Dalam Sumur di Probolinggo Korban Pembunuhan dan Pemerkosaan
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
PPP Usulkan Penurunan Ambang Batas Parlemen Jadi 2–3 Persen dalam Pembahasan RUU Pemilu
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.