Jakarta (ANTARA) - Bek asal Belanda, Nathan Ake, resmi meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce pada bursa transfer musim panas.
"Nathan Ake telah bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce, dengan menunggu proses izin internasional, mengakhiri enam tahun kebersamaannya yang sangat sukses bersama Manchester City," kata City dalam lamannya pada Sabtu (4/7).
Berdasarkan laporan Transfermarkt, nilai transfer pemain berusia 31 tahun itu mencapai 7 juta poundsterling (Rp154 miliar) dan dapat meningkat menjadi 8,5 juta poundsterling (Rp187 miliar).
Selama berseragam Manchester City, dia membantu tim meraih empat gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA, serta dua Piala Liga Inggris.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa membela Manchester City selama enam tahun terakhir dan saya sangat bersyukur menjadi bagian dari tim yang luar biasa," ujar Ake.
Baca juga: MU kembali pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor
"Saya akan selalu mengenang momen-momen indah, terutama saat meraih treble, menjadi bagian dari empat gelar Liga Inggris yang mengukir sejarah, serta menjuarai Piala Liga dan Piala FA pada musim terakhir saya di klub."
Ake didatangkan Manchester City dari Bournemouth pada musim panas 2020 dengan nilai transfer sekitar 41 juta pound.
Meski awalnya terganggu cedera, dia menjelma menjadi pemain penting di lini belakang dan ikut mengantar City menjuarai Liga Inggris pada empat musim pertamanya.
Namun, pada musim terakhir Pep Guardiola menangani City, Ake kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Dari 18 penampilan di Liga Inggris, dia hanya enam kali menjadi starter.
Kontraknya sebenarnya masih menyisakan satu musim setelah diperpanjang menyusul keberhasilan City menjuarai Liga Champions pada 2023.
Baca juga: Nottingham Forest resmi pecat pelatih Vitor Pereira
"Nathan Ake telah bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce, dengan menunggu proses izin internasional, mengakhiri enam tahun kebersamaannya yang sangat sukses bersama Manchester City," kata City dalam lamannya pada Sabtu (4/7).
Berdasarkan laporan Transfermarkt, nilai transfer pemain berusia 31 tahun itu mencapai 7 juta poundsterling (Rp154 miliar) dan dapat meningkat menjadi 8,5 juta poundsterling (Rp187 miliar).
Selama berseragam Manchester City, dia membantu tim meraih empat gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA, serta dua Piala Liga Inggris.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa membela Manchester City selama enam tahun terakhir dan saya sangat bersyukur menjadi bagian dari tim yang luar biasa," ujar Ake.
Baca juga: MU kembali pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor
"Saya akan selalu mengenang momen-momen indah, terutama saat meraih treble, menjadi bagian dari empat gelar Liga Inggris yang mengukir sejarah, serta menjuarai Piala Liga dan Piala FA pada musim terakhir saya di klub."
Ake didatangkan Manchester City dari Bournemouth pada musim panas 2020 dengan nilai transfer sekitar 41 juta pound.
Meski awalnya terganggu cedera, dia menjelma menjadi pemain penting di lini belakang dan ikut mengantar City menjuarai Liga Inggris pada empat musim pertamanya.
Namun, pada musim terakhir Pep Guardiola menangani City, Ake kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Dari 18 penampilan di Liga Inggris, dia hanya enam kali menjadi starter.
Kontraknya sebenarnya masih menyisakan satu musim setelah diperpanjang menyusul keberhasilan City menjuarai Liga Champions pada 2023.
Baca juga: Nottingham Forest resmi pecat pelatih Vitor Pereira





