Bisnis.com, PALEMBANG — Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), masih terus berlanjut hingga Sabtu (4/7/2026).
Tim gabungan berupaya memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang tersisa agar kebakaran tidak kembali membesar.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatra, Ferdian Kristanto, mengatakan kekuatan personel yang diturunkan masih sama seperti sehari sebelumnya, yakni tiga regu Manggala Agni yang didukung sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
"Operasi pemadaman di Pedamaran masih dilanjutkan hari ini. Kekuatan masih tiga regu Manggala Agni dan beberapa stakeholder lain," kata Ferdian, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan pemantauan udara yang dilakukan pada pagi hari, asap masih terlihat tipis di sejumlah titik. Sementara itu, kondisi cuaca relatif mendukung dengan kecepatan angin pada kategori sedang.
Meski kondisi di lapangan mulai membaik, tim pemadam tetap berhati-hati mengingat karakteristik kebakaran gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah. Karena itu, seluruh personel difokuskan untuk memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran yang tersisa.
Baca Juga
- Karhutla Sumsel Januari-Mei 2026 Capai 305,4 Hektare, Terluas di Muara Enim
- Api Masih Membara di Lahan Gambut OKI, Operasi Udara dan Darat Diperkuat
"Target kami hari ini seluruh area benar-benar bersih. Semua potensi sekecil apa pun harus dipastikan padam karena sangat rawan jika masih ada sisa api pada kebakaran gambut," jelasnya.
Menurut Ferdian, proses pemadaman lahan gambut membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi. Petugas tidak hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan, tetapi juga harus melakukan pembasahan hingga ke lapisan gambut untuk menghilangkan bara yang masih tersimpan.
Meski tersebar di sejumlah titik, seluruh tim tetap bergerak berdasarkan strategi operasi yang telah disusun melalui evaluasi bersama pada malam sebelumnya.
"Posisi tim berada di beberapa sektor serang, namun tetap berkoordinasi sesuai strategi yang dirancang berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya," ujar Ferdian.
Sebagai informasi, karhutla di lahan gambut Kabupaten OKI terdeteksi sejak Kamis (2/7/2026). Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan dukungan helikopter water bombing guna mencegah api meluas ke area sekitar.





