Anggota DPR Soroti Keselamatan Warga dan Petugas di Tengah Kebakaran TPA Jatiwaringin

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengkhawatirkan kondisi keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Politikus PKB ini meminta pemerintah memperhatikan keselamatan masyarakat, khususnya balita hingga lansia.

"Kita minta pemerintah baik pusat dan daerah dan BNPB pastikan dulu keselamatan masyarakat jadi prioritas utama dan pastikan pasokan masker serta layanan kesehatan benar-benar sampai ke warga yang paling rentan, terutama balita dan lansia," kata Daniel, saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026)

Dia menyoroti ancaman ISPA imbas dari kebakaran yang tak kunjung padam itu.

Baca juga: 5 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, 102 Warga Terpaksa Mengungsi

"Yang paling saya khawatirkan sekarang bukan lagi soal apinya saja, tapi dampak kesehatan warga sekitar, sudah ada puluhan warga kena ISPA. Ini alarm serius," ujar dia.

Di sisi lain, ia mengapresiasi para petugas yang terus berupaya memadamkan api di TPA Jatiwaringin.

Daniel juga menyoroti soal keselamatan para petugas di lapangan.

"Tapi, kondisi bara api yang masih ada di kedalaman 20-30 meter dengan potensi ledakan gas metana itu sangat berbahaya, jangan sampai keselamatan petugas dikorbankan. Perlu ada rotasi personel yang jelas dan alat pelindung yang memadai," ujar dia.

Menurut dia, Komisi IV DPR juga akan terus memantau penanganan kasus ini, termasuk soal tata kelola sampah di TPA Jatiwaringin ke depan.

Dia menekankan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Perlu keseriusan dalam mengelola sampah ini, kami rasa jika pemerintah punya politicalwill dalam penanganan sampah ini harusnya bisa selesai, negara lain saja bisa memanfaatkan sampah jadi listrik hingga menjadi produk nilai tambah sampai zero waste," tutur dia.

Baca juga: KLH Akan Usut Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin Usai Proses Pemadaman Selesai

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sudah lima hari belum padam.

Kebakaran tersebut juga berpotensi menimbulkan ledakan.

"Di bagian atas terlihat sudah padam, tetapi di bagian bawah masih ada apinya. Karena mengandung gas metana (CH4), terdapat potensi ledakan juga," ucap Wamen LHK Diaz Faizal Malik Hendropriyono ketika meninjau TPA Jatiwaringin, Sabtu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Potensi ledakan disebabkan karena bara api di kedalaman sekitar 20 hingga 30 meter gunungan sampah masih banyak yang menyala.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala Bakom soal Kasus MBG: Hukum Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu, Apa pun Latar Belakangnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Awal Mula Rumor Kedekatan Raisa dengan Chef Prancis Mathis Molinié, Jejak Digital Ini Bikin Netizen Curiga
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Kepengurusan Baru DPC PKB Pamekasan: Mesin Baru dalam Perjuangan
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
BBMKG: 13 titik panas terpantau di Sumatera Utara
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Pramono Bakal Godok Usulan 5 Rute Baru Transjabodetabek dari Depok
• 19 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.