Jesse Marsch klaim Kanada bermain lebih baik pada babak pertama

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Kanada Jesse Marsch menilai timnya tampil lebih baik daripada Maroko pada babak pertama tapi tersingkir setelah kalah 0-3 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat, pada Minggu.

"Dari sisi skema permainan, cara kami ingin bermain, serta keyakinan para pemain untuk menghadapi salah satu tim terbaik yang sudah sangat lama tidak terkalahkan, kami tampil jauh lebih baik pada babak pertama, bahkan di awal babak kedua," kata Marsch dalam laman FIFA.

Namun, menurutnya, kualitas Maroko di sepertiga akhir lapangan menjadi penentu akhir pertandingan ini.

"Mereka membuat beberapa peluang lebih baik daripada kami, tetapi menaikkan intensitas permainan bukanlah masalah. Mereka hanya memiliki kualitas lebih baik di sepertiga akhir lapangan, sementara kami kurang mampu menciptakan momen penentu ketika membutuhkannya," kata Marsch.

Mantan pelatih Leeds United itu menilai Kanada mendominasi pertandingan pada babak pertama, bahkan hingga awal babak kedua. Namun, gol pembuka Azzedine Ounahi mengubah arah pertandingan dan membuat timnya kesulitan mengejar ketertinggalan.

"Ada satu momen yang membuat skor menjadi 1-0. Sebelas pemain kami tampil luar biasa pada babak pertama dan kami tidak beruntung gagal unggul lebih dulu. Setelah itu, pertandingan ditentukan oleh detail-detail kecil," ujarnya.

Baca juga: Respons Maroko pada babak kedua jadi kunci kalahkan Kanada

Marsch tetap bangga pada timnya dan menyebut pendukung Kanada layak menikmati penampilan tim yang selalu berani bermain menyerang melawan tim-tim kuat.

"Para pendukung kami beruntung memiliki tim seperti ini, tim yang selalu berani mengejar kemenangan dan memainkan sepak bola menyerang," ucapnya.

Gelandang Kanada, Stephen Eustaquio, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian tim sepanjang turnamen. Dia menilai Kanada menguasai pertandingan sebelum dihukum efektivitas Maroko.

"Semua warga Kanada seharusnya bangga kepada tim ini. Kami merasa bisa memenangkan pertandingan, terutama pada babak pertama. Kami mendominasi mereka, berjuang, menciptakan peluang, dan situasi bola mati kami juga berjalan baik," kata Eustaquio.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Kanada dalam Piala Dunia 2026, sementara Maroko melaju ke perempat final untuk menghadapi Prancis.

Baca juga: Ounahi cemerlang bawa Maroko ke 8 besar setelah hentikan Kanada 3-0


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rapor Satu Tahun Danantara, Kinerja BUMN Terpantau Berseri
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Tewas Terlindas Truk di Tol Joglo, Sopir Wing Box Ditahan dan Jadi Tersangka
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Pembunuh Tapir di Lampung Terancam 15 Tahun Penjara
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kanada vs Maroko: Alphonso Davies Diparkir, Ini Susunan Pemain 16 Besar Piala Dunia 2026
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Alami Trauma Pasca Kepergian Gary Iskak, Richa Novisha Spontan Menangis Tiap Dengar Suara Ini di Jalanan
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.