Jakarta (ANTARA) - Berita paling menarik dalam sepekan (29/6-5/7) dikumpulkan dan disajikan kembali, mulai dari BRIN buka program magang riset bagi mahasiswa, Kemendikdasmen beri akses gratis ke ribuan buku digital, hingga pesan Kemendukbangga untuk Hari Keluarga Nasional.
Selengkapnya dapat dibaca di sini.
1. BRIN buka program magang riset bagi mahasiswa, daftar hingga 17 Juli
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mematangkan minat di bidang penelitian melalui Program Magang BRIN, guna mencetak talenta periset yang berdaya saing di panggung global.
Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari dalam kegiatan sosialisasi Program Magang BRIN 2026 di Jakarta, Kamis, menyampaikan aktivitas riset memberikan ruang tak terbatas bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kemampuan intelektualnya.
2. Kemendikdasmen sediakan ribuan buku digital gratis lewat platform SIBI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan ribuan buku digital, mulai dari cerita bergambar hingga buku pelajaran yang dapat diakses secara gratis oleh siapa saja dan kapan saja melalui platform Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
Kepala Pusat Perbukuan Kemendikdasmen Supriyatno di Jakarta pada Selasa mengatakan melalui SIBI, masyarakat dapat menemukan berbagai jenis buku, mulai dari buku cerita bergambar untuk anak-anak hingga buku pelajaran sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, untuk seluruh mata pelajaran.
3. Kemendikdasmen siapkan rujukan MPLS Ramah untuk SLB
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan rujukan sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan satuan pendidikan luar biasa (SLB) selama rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah guna mengakomodasi hambatan para murid dengan status anak berkebutuhan khusus.
Ketua Tim Kajian Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Kosasih Ali Abu Bakar mengatakan MPLS Ramah haruslah menjadi kegiatan awal murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, termasuk bagi murid Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
4. Titiek Soeharto dorong balai veteriner perkuat pencegahan wabah hewan
Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa “Titiek Soeharto” mendorong balai veteriner memperkuat upaya pencegahan wabah penyakit hewan melalui peningkatan kapasitas laboratorium, sumber daya manusia, dan biosekuriti untuk mengantisipasi dampak El Nino terhadap sektor peternakan.
Menurut Titiek, penguatan peralatan laboratorium menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini sehingga penanganan kesehatan hewan lebih mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan setelah wabah terjadi.
5. Hari Keluarga, Mendukbangga: Meja makan jangan sunyi akibat teknologi
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji meminta para keluarga Indonesia terus menghidupkan meja makan dengan saling ngobrol dan tak membiarkannya jadi sunyi akibat teknologi.
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang jatuh pada hari ini, Mendukbangga menegaskan kepada para ayah agar tak membiarkan keluarga kesepian dan Indonesia menjadi negara yang kehilangan peran ayah atau fatherless country akibat hadirnya teknologi.
Selengkapnya dapat dibaca di sini.
1. BRIN buka program magang riset bagi mahasiswa, daftar hingga 17 Juli
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mematangkan minat di bidang penelitian melalui Program Magang BRIN, guna mencetak talenta periset yang berdaya saing di panggung global.
Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari dalam kegiatan sosialisasi Program Magang BRIN 2026 di Jakarta, Kamis, menyampaikan aktivitas riset memberikan ruang tak terbatas bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kemampuan intelektualnya.
2. Kemendikdasmen sediakan ribuan buku digital gratis lewat platform SIBI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan ribuan buku digital, mulai dari cerita bergambar hingga buku pelajaran yang dapat diakses secara gratis oleh siapa saja dan kapan saja melalui platform Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
Kepala Pusat Perbukuan Kemendikdasmen Supriyatno di Jakarta pada Selasa mengatakan melalui SIBI, masyarakat dapat menemukan berbagai jenis buku, mulai dari buku cerita bergambar untuk anak-anak hingga buku pelajaran sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, untuk seluruh mata pelajaran.
3. Kemendikdasmen siapkan rujukan MPLS Ramah untuk SLB
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan rujukan sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan satuan pendidikan luar biasa (SLB) selama rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah guna mengakomodasi hambatan para murid dengan status anak berkebutuhan khusus.
Ketua Tim Kajian Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Kosasih Ali Abu Bakar mengatakan MPLS Ramah haruslah menjadi kegiatan awal murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, termasuk bagi murid Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
4. Titiek Soeharto dorong balai veteriner perkuat pencegahan wabah hewan
Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa “Titiek Soeharto” mendorong balai veteriner memperkuat upaya pencegahan wabah penyakit hewan melalui peningkatan kapasitas laboratorium, sumber daya manusia, dan biosekuriti untuk mengantisipasi dampak El Nino terhadap sektor peternakan.
Menurut Titiek, penguatan peralatan laboratorium menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini sehingga penanganan kesehatan hewan lebih mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan setelah wabah terjadi.
5. Hari Keluarga, Mendukbangga: Meja makan jangan sunyi akibat teknologi
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji meminta para keluarga Indonesia terus menghidupkan meja makan dengan saling ngobrol dan tak membiarkannya jadi sunyi akibat teknologi.
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang jatuh pada hari ini, Mendukbangga menegaskan kepada para ayah agar tak membiarkan keluarga kesepian dan Indonesia menjadi negara yang kehilangan peran ayah atau fatherless country akibat hadirnya teknologi.





