Erdogan Minta Israel Tak Boleh Merusak Kesepakatan AS-Iran

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa upaya perdamaian di Timur Tengah tak akan berhasil tanpa dukungan regional.

Erdogan Minta Israel Tak Boleh Merusak Kesepakatan AS-Iran (FOTO:Dok Laman AlJazeera)

IDXChannel - Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa upaya perdamaian di Timur Tengah tak akan berhasil tanpa dukungan regional. Erdogan juga menyebut, Israel tidak boleh diizinkan untuk menghancurkan/merusak kesepakatan Amerika Serikat-Iran.

Dilansir dari laman AlJazeera Minggu (5/7/2026), Berbicara pada hari Sabtu di Istanbul bersama dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Erdogan mengatakan "tidak ada solusi yang tidak didukung oleh  kontribusi negara-negara regional yang dapat bertahan lama."

Baca Juga:
Menhaj Sebut Pembenahan Mina Jadi Prioritas Haji Mendatang

"Kami memantau dengan saksama upaya pemerintahan Israel untuk menghancurkan kesepakatan (AS-Iran). Pemerintah Israel yang kecanduan perang saat ini tidak boleh dibiarkan menenggelamkan wilayah kita dalam bau mesiu dan darah lagi,” ujarnya.

Pemimpin Erdogan itupun telah berulang kali menuduh Israel mencoba merusak nota kesepahaman AS-Iran. Dia juga berulang kali mengutuk serangan Israel di Gaza, Lebanon, dan Suriah.

Baca Juga:
Pramono Usul Tambahan 1.000 Kuota Sekolah Rakyat untuk Anak Jalanan di Jakarta

Sebelumnya, delegasi dari AS dan Iran berkumpul di Qatar pekan lalu untuk pembicaraan tidak langsung guna memajukan negosiasi setelah baku tembak baru-baru ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Teheran akan membangun saluran komunikasi dengan Washington untuk melaporkan pelanggaran MoU.

Baca Juga:
Soal PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi Turun Tangan

Adapun MoU yang ditengahi oleh Qatar dan Pakistan mencakup gencatan senjata 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz, kesepakatan tentang program nuklir Iran, dan kerangka waktu untuk kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang secara permanen. Namun, AS dan Iran melancarkan serangan balasan pekan lalu karena keduanya memperdebatkan makna dari perjanjian tersebut.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Intip Prediksi IHSG Besok, Cermati Saham AVIA, JPFA hingga PSAB

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Praktik Baik SPMB 2026 di Balikpapan, Sekolah Negeri dan Swasta Bersinergi Menampung Murid
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Sejumlah petinju harus mulai dari penyisihan Asian Boxing Championship
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kronologi Bus Sugeng Rahayu Terguling hingga Masuk Jurang di Nganjuk, Sebabkan 27 Orang Terluka
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan Enam Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Menko Pangan Zulhas Tegaskan KDMP Bukan Supermarket, Ditarget Beroperasi Oktober 2026
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.