Gadis di Lumajang Ditemukan Tewas Tanpa Busana dengan Mulut Disumpal, Kecurigaan Keluarga Terbukti

grid.id
13 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gadis di Lumajang ditemukan tewas tanpa busana dengan mulut disumpal di kamarnya. Kecurigaan keluarga terhadap sosok yang dekat dengan korban akhirnya terbukti.

Gadis berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditemukan tewas di rumahnya pada Jumat (3/7/2026). Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya pada pukul 10.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa busana, leher diikat, dan mulutnya disumpal. Selain itu juga terdapat bercak darah di lokasi kejadian.

Dari pemeriksaan awal, gadis di Lumajang ditemukan tewas tanpa busana diduga merupakan korban penganiayaan seseorang. Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyebut jasad korban ditemukan dalam posisi telentang tanpa busana dan terdapat luka di jari sebelah kiri.

"Korban ditemukan dalam posisi terlentang tanpa busana di kamarnya," kata Suprapto, dikutip dari Kompas.com.

"Diduga penganiayaan, saat ini tim dari Reskrim masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Lebih lanjut, jenazah MTA juga telah diautopsi guna mengungkap dengan jelas penyebab kematian korban.

Kronologi Penemuan Jenazah Korban

Diketahui bahwa MTA selama ini tinggal bersama paman dan bibinya sejak kedua orangtuanya meninggal dunia. Sementara itu, kakak kandungnya bekerja di luar negeri.

Korban hampir tidak pernah lagi menginap di rumah orangtuanya yang kemudian menjadi lokasi penemuan jasadnya. Ia hanya sesekali mengunjungi rumah untuk menghidupkan lampu saat pulang kerja dan mematikan lampu saat berangkat.

Pada Kamis (2/7/2026) malam, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada pamannya, Saniman, bahwa dirinya akan menginap di rumah teman. Namun paman korban tak membalas pesan tersebut dan membiarkan keponakannya menginap di rumah temannya lantaran khawatir terjadi sesuatu jika pulang terlalu malam.

 

Tak disangka pesan itu menjadi pesan terakhir dari korban. MTA ditemukan tak bernyawa di rumah orangtuanya keesokan harinya.

Pagi itu, Jumat (3/7/2026), sekitar pukul 10.00 WIB, kekasih korban, Ari menelepon tetangga sekaligus teman korban, Eka, untuk mengecek MTA di rumah orangtuanya. Ari menyebut bahwa pacarnya tersebut tak bisa dihubungi dan meminta Eka untuk melihatnya.

"Tetangganya yang menemukan, katanya pacarnya nelfon minta dilihat kondisinya (MTA) katanya HP-nya kok tidak akfif. Dilihatlah oleh tetangga tersebut," ujar Diana, bibi korban, dikutip dari Surya.co.id.

Eka kemudian mendatangi rumah orangtua MTA dan mendapati pintu rumah tidak terkunci. Saat kamarnya dibuka, MTA ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tanpa busana.

"Informasi dari tetangga korban meninggal dalam kondisinya tanpa busana," imbuh Diana.

"Biasanya korban sama tantenya. Jadi keluarga tidak ada yang tahu. Tahunya korban sudah meninggal dunia," tambahnya.

Saat itu jenazah MTA ditemukan dalam posisi telentang di kasur, tanpa busana dan mulutnya disumpal kain. Terlihat juga bercak darah di lantai dan dinding kamar.

Penemuan ini kemudian dilaporkan ke polisi sekira pukul 13.00 WIB. Petugas kepolisian dari Polres Lumajang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya indikasi kuat adanya kekerasan fisik sebelum korban mengembuskan napas terakhirnya. MTA diduga menjadi korban pembunuhan berencana sadis oleh pelaku.

Pelaku Ditangkap

Misteri gadis di Lumajang ditemukan tewas tanpa busana akhirnya temui titik terang. Polisi telah mengamankan terduga pelaku yakni kekasih korban, Ari.

 

Ari, kekasih sekaligus tetangga satu RT dengan korban juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Betul (pelaku diamankan), cuma besok pagi akan ada rilis dari Kapolres langsung. Untuk rilisnya besok pagi ya," terang Kasatreskrim Polres Lumajang AKP M Ari Nuzul Aulia, Sabtu (4/7/2026).

Kecurigaan Keluarga Terbukti

Sejak awal penyelidikan, paman korban, Saniman telah menaruh kecurigaan terhadap kekasih korban. Saniman mengaku janggal saat mengetahui Ari menyuruh tetangga korban, Eka untuk mengecek MTA di rumah orangtuanya.

Padahal selama ini MTA selalu tinggal di rumah sang paman dan tak pernah menginap di rumah orangtuanya. Saniman menduga Ari telah mengetahui kondisi MTA lebih dahulu.

"Kok nyuruh Eka (saksi) melihat korban di kamarnya, jadi saat itulah muncul kecurigaan saya. Makanya saat itu diinterogasi terus sama polisi akhirnya ngaku," kata Saniman.

Awalnya Saniman pun tidak menyangka bahwa sosok yang tega menghabisi nyawa keponakannya adalah kekasihnya sendiri. Pasalnya hubungan keduanya selama setahun menjalin asmara tampak baik-baik saja.

Sementara itu, terkait kasus gadis di Lumajang ditemukan tewas tanpa busana ini, polisi masih menahan pelaku. Polisi juga akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap kronologi lengkap dan motif pembunuhan ini. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenekraf Perluas Akses Pasar Produk Ekonomi Kreatif Indonesia ke Kanada Lewat Kolaborasi Hexahelix
• 19 jam lalupantau.com
thumb
PM Singapura Bakal Kunjungi Prabowo ke Jakarta pada 6 Juli
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Mau Beli Geely EX5 dan Starray EM-i, Cek Dulu Biaya Kepemilikannya
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Penasihat Presiden Said Iqbal Akan Temui Manajemen TikTok & Tokopedia Bahas Isu PHK Massal
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Murnita Sempat Ngeles Saat Kepergok Robohkan Rumah Dinas Pakai Ekskavator
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.