Umumkan Harga Rights Issue Jilid II, PEGE Berpotensi Raup Dana Rp94,45 Miliar

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

PEGE menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp100 per saham.

Umumkan Harga Rights Issue Jilid II, PEGE Berpotensi Raup Dana Rp94,45 Miliar (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp100 per saham. 

Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp94,5 miliar untuk memperkuat permodalan anak usaha dan mendukung kebutuhan modal kerja.

Baca Juga:
Saham Panca Global (PEGE) Sentuh ARA di Tengah Pengumuman Rights Issue Jilid II

Berdasarkan prospektus pada Selasa (30/6/2026) PEGE menawarkan rights issue dengan rasio tiga saham lama memperoleh satu Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya sekitar 944,5 juta saham baru. Dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham, dana yang berpotensi dihimpun mencapai sekitar Rp94,5 miliar.

Baca Juga:
Kantongi Restu Rights Issue Jilid II, PEGE Siap Terbitkan 944 Juta Saham Baru

Selain menerbitkan saham baru, PEGE juga akan menerbitkan hingga 944,5 juta waran. Setiap satu HMETD yang dilaksanakan memperoleh satu waran, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp120 per saham.

Apabila seluruh waran dikonversi menjadi saham, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana hingga sekitar Rp113,3 miliar.

Baca Juga:
Mandiri Terang Kembali Lepas 4,45 Persen Saham PEGE di Harga Bawah

Manajemen menjelaskan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk melakukan penyetoran modal sebesar Rp50 miliar kepada anak usaha, PT Panca Global Sekuritas. 

Sisa dana hasil rights issue akan dialokasikan sebagai modal kerja perseroan. Sementara itu, dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran juga akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja.

Perseroan menegaskan, aksi korporasi ini tidak didukung oleh pembeli siaga (standby buyer), sehingga seluruh penyerapan saham baru bergantung pada partisipasi para pemegang saham.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, tanggal terakhir perdagangan saham yang masih mengandung hak memesan efek terlebih dahulu (cum rights) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 6 Juli 2026. Selanjutnya, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung pada 10-17 Juli 2026.

Adapun aran mulai diperdagangkan pada 14 Juli 2026, dengan akhir perdagangan di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 9 Juli 2031.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Kirim Ribuan Masker dan Oksigen ke TPA Jatiwaringin
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Daftar 10 Top Laggards Sepekan: BBRI, MORA hingga PGAS Jadi Pemberat Utama IHSG
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Komdigi Akui PP TUNAS Hadapi Tantangan, 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Medsos
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
DPR Sebut PHK Massal di Tokopedia Jadi Alarm Pemerintah: Satgas PHK Jangan Cuma Hadir Ketika PHK Sudah Terjadi!
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.