Viral! Video Letusan Dahsyat Gunung Anak Krakatau Dipastikan Hoaks, Begini Fakta di Baliknya

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Banten, VIVA – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diklaim memperlihatkan letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau dari atas kapal. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama yang berada di sekitar kawasan Selat Sunda. 

Namun, setelah dilakukan verifikasi oleh otoritas berwenang, video tersebut dipastikan bukan merupakan rekaman erupsi terbaru Gunung Anak Krakatau dan dikategorikan sebagai informasi hoaks.

Baca Juga :
Asal-usul Rara Ardilla yang Viral Disebut Mirip Nike Ardilla, Ternyata Begini Awal Mula Kemunculannya
Lirik Lagu "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" Milik Bupati Purwakarta yang Tuai Kontroversi

Gunung Anak Krakatau sendiri merupakan gunung api aktif tipe A yang berada di perairan Selat Sunda dan secara administratif masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Aktivitas gunung ini dipantau secara intensif melalui dua Pos Pengamatan Gunung Api, yakni di Kalianda, Lampung Selatan, serta di Pasauran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Nama Anak Krakatau memiliki catatan panjang dalam sejarah kebencanaan Indonesia. Erupsi besar Gunung Krakatau pada tahun 1883 menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar di dunia yang memicu tsunami dahsyat.

Sementara itu, pada 22 Desember 2018, aktivitas vulkanik yang dipicu gempa bumi menyebabkan longsoran sebagian tubuh Gunung Anak Krakatau hingga memicu tsunami di kawasan Selat Sunda.

Sejak peristiwa tersebut, Gunung Anak Krakatau terus mengalami fase pembangunan kembali melalui serangkaian erupsi berskala rendah yang berlangsung hingga 16 Desember 2023. Saat ini, gunung tersebut masih berada dalam masa jeda erupsi, meski aktivitas magmatik berenergi rendah masih terus terpantau oleh petugas.

Video Viral Meletusnya Gunung Anak Krakatau Hoaks

Meski demikian, Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan bahwa video yang ramai beredar di media sosial bukan berasal dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini. Video tersebut tidak berkaitan dengan kondisi terkini gunung api tersebut sehingga masyarakat diminta untuk tidak mempercayai maupun menyebarluaskannya.

Melansir laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, berdasarkan hasil pemantauan, Gunung Anak Krakatau memang sempat mengalami dua kali erupsi pada awal Juli 2026. Erupsi pertama terjadi pada 2 Juli 2026 pukul 14.05 WIB, kemudian disusul erupsi kedua pada 3 Juli 2026 pukul 11.50 WIB. Kendati demikian, kedua aktivitas tersebut tidak sesuai dengan visual yang beredar dalam video viral tersebut.

Baca Juga :
Detik-detik Pemburuan Berakhir, Penganiaya Caddy Golf di Modern Golf Tangerang Diciduk di Bandar Lampung
Ronaldo Banjir Kritik, Fans Portugal Meradang hingga Bawa Nama Mendiang Diogo Jota: Oper Bola ke CR7 dari Surga
Polda Jabar Tegaskan Taufik Hidayat Belum Ditangkap, Video Penangkapan Pelaku Penyiksaan Wanita Bandung Hoaks

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono: Anggaran Kesehatan dan Pendidikan Tak Boleh Dipotong
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Minecraft Makin Hidup! Update Terbaru Hadirkan Mob Unik dengan Mekanisme yang Belum Pernah Ada
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
David Nascimento Gembira Lihat Agresivitas Timnas Indonesia U-17, Ungkap Perbedaan dengan Gaya Main Malaysia
• 3 jam lalubola.com
thumb
Amerika Hanya Beri Iran Waktu Satu Minggu untuk Berkabung Terkait Pemakaman Ali Khamenei
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KBIHU Dukung Program Manasik Kesehatan untuk Calon Jamaah Haji 2027
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.