Trump bersikeras berpidato di Hari Kemerdekaan meski ada badai petir

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersikeras untuk tetap menyampaikan pidato peringatan Hari Kemerdekaan di Washington, DC, pada Sabtu (4/7), meskipun badai petir memaksa evakuasi sementara para pengunjung dari National Mall dan menyebabkan pidato malamnya tertunda.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump mengatakan pidato tetap akan dilaksanakan meski tertunda akibat cuaca. Ia menyebut penyelenggara memperkirakan badai akan segera berlalu dan pidato kemungkinan dimulai sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

“Kami akan menunggu. Saya tidak peduli apakah harus dimulai pukul 02.00 dini hari atau satu jam lagi. Sepertinya akan berlalu, selalu begitu,” tulis Trump.

“Saya akan tetap hadir apa pun yang terjadi. Saya tidak akan membiarkan hujan mengganggu perayaan 250 tahun kita,” tambahnya.

Perintah evakuasi yang disebut penyelenggara hanya bersifat sementara dikeluarkan ketika ribuan orang berkumpul di National Mall untuk menghadiri acara Great American State Fair dan perayaan Salute to America pada malam hari.

Ibu kota AS dijadwalkan memperingati hari jadi ke-250 berdirinya Amerika Serikat dengan pertunjukan kembang api berskala besar dan pidato Trump. Namun, hujan dan angin kencang mengganggu rangkaian perayaan setelah seharian cuaca panas terik.

Suhu di Washington sempat melampaui 37,8 derajat Celsius, yang menjadikannya salah satu perayaan Hari Kemerdekaan AS terpanas yang pernah berlangsung di kota tersebut.

Sebelum badai datang, sejumlah pesawat militer melakukan atraksi terbang rendah di atas National Mall, sementara anggota tim penerjun payung Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS melakukan lompatan sambil membawa bendera besar Amerika Serikat.

Trump berupaya menggambarkan gangguan cuaca sebagai bagian dari kemeriahan perayaan. Menurutnya, badai membawa keberuntungan dan membuat acara menjadi sedikit lebih menarik.

“Ini Sabtu malam, mari kita bersenang-senang, meskipun kita harus pulang larut malam,” tulisnya.

Penundaan tersebut terjadi ketika Washington tengah bersiap menggelar pertunjukan kembang api yang diperkirakan memecahkan rekor di atas National Mall.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Putin sebut Rusia dan AS punya tanggung jawab jaga keamanan global

Baca juga: Menko Yusril: Hubungan RI-AS miliki sejarah panjang dan berkembang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Riau Bhayangkara Run 2026 Dipadati 20 Ribu Peserta, Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Pekanbaru
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mentan Curhat Diserang Buzzer Soal Program Cetak Sawah Papua
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Hyundai Hillstate Mulai Kumpulkan Skuad Jelang V League 2026/2027, Megawati Hangestri akan Datang Lebih Cepat?
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Jejak Karier Gakuto Notsuda, Gelandang Anyar Persib yang Diresmikan Bareng Ragnar Oratmangoen
• 19 jam lalubola.com
thumb
Jurnalis Metro TV Mahmud Fauzi Raih Penghargaan PPIH Terbaik 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.