VIVA – Laga panas babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Meksiko terancam tidak berjalan sesuai jadwal. Ancaman cuaca ekstrem membuat FIFA harus bersiap mengambil keputusan penting jelang duel yang digelar di Stadion Azteca, Mexico City, Senin 6 Juli 2026.
Tim asuhan Thomas Tuchel sebelumnya memastikan tiket ke babak 16 besar usai mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1. Kini, The Three Lions sudah ditunggu tuan rumah Meksiko yang tampil impresif sepanjang turnamen.
Namun, sorotan jelang pertandingan bukan hanya soal duel di lapangan. Cuaca buruk diperkirakan menjadi ancaman serius yang bisa memaksa FIFA menunda bahkan menghentikan pertandingan.
Sebelumnya sempat muncul wacana kick-off dimajukan enam jam karena prakiraan badai. Setelah melakukan pembahasan dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan otoritas sepak bola Meksiko, FIFA akhirnya memutuskan laga tetap berlangsung sesuai jadwal.
Meski demikian, keputusan tersebut belum sepenuhnya aman.
Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, mengungkapkan peluang terjadinya badai petir saat pertandingan mencapai 80 persen.
"Ada kemungkinan 80 persen badai petir terjadi. Jika petir muncul, para pemain akan diarahkan kembali ke ruang ganti, sementara penonton diminta meninggalkan tribun dan berlindung. Pertandingan akan dihentikan," kata Solhekol.
Ia mengingatkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi pada turnamen di Amerika Serikat tahun lalu. Saat itu, beberapa pertandingan mengalami penundaan hingga dua sampai dua setengah jam akibat cuaca ekstrem.
Menurut Solhekol, bukan tidak mungkin laga Inggris kontra Meksiko baru dimulai beberapa jam setelah jadwal semula.
"Bagaimana jika pertandingan baru dimulai pukul 03.00 pagi? Bagaimana jika berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti? Semua itu mungkin terjadi tergantung kondisi cuaca," ujarnya.
FIFA sendiri memiliki protokol ketat terkait ancaman petir. Berdasarkan aturan yang mengacu pada pedoman National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), pertandingan wajib dihentikan atau ditunda apabila sambaran petir terdeteksi dalam radius delapan mil dari stadion.
Jika situasi itu terjadi, seluruh pemain harus meninggalkan lapangan dan mencari tempat perlindungan. Penonton juga diminta keluar dari tribun demi alasan keselamatan.




