Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang ditemukan meninggal dunia di sungai usai menggerebek bandar narkoba, dimakamkan di kampung halamannya di Rahanjang, Kereng Humbang, Kasongan, Katingan, Kalteng, Minggu (5/7).
Pemakaman dihadiri keluarga, istri, dan anaknya. Upacara pemakaman dilakukan secara kedinasan Polri. Tampak suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman tersebut.
Prosesi pemakaman dipimpin langsung Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono. Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Briptu Anumerta Nopandri yang gugur saat menjalankan tugas negara.
Dalam amanatnya, Dodik menyampaikan rasa kehilangan atas sosok Briptu Anumerta Nopandri yang selama ini mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
"Kita telah kehilangan salah satu anggota Polri yang telah banyak mengabdikan dirinya dengan ikhlas sebagai pemelihara kamtibmas, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta sebagai penegak hukum," kata Dodik saat memimpin prosesi pemakaman.
Ia juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi almarhum selama bertugas di Polres Katingan.
"Kami atas nama kesatuan dan keluarga besar Polres Katingan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anggota Polri tersebut di atas. Dan kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sumbangsih dan loyalitas yang telah diberikan almarhum selama mengabdi sebagai anggota Polri di Polres Katingan," ujarnya.
"Kepada keluarga almarhum, kami atas nama kesatuan dan keluarga besar Polres Katingan menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya apabila selama kami bergaul terdapat kesalahan atau kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja," lanjutnya.
Di akhir amanatnya, Dodik mengajak seluruh peserta upacara mendoakan almarhum serta memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Marilah kita sama-sama mengheningkan cipta sejenak dan berdoa sesuai dengan keyakinan agama masing-masing. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ucapnya.
"Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga selalu diberikan ketabahan dan kekuatan iman dalam menghadapi cobaan ini," lanjutnya.
Sebelumnya, Briptu Anumerta Nopandri ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari dinyatakan hilang saat penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Jenazahnya ditemukan oleh tim gabungan di Sungai Katingan, sekitar empat kilometer dari lokasi penggerebekan.





