Terkini, Gowa — Infinity Journey Tournament kembali menjadi magnet bagi komunitas golf dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 200 golfer ambil bagian dalam turnamen tahunan yang menjadi rangkaian perayaan anniversary Galesong Group tersebut di Padivalley Golf Club, Kabupaten Gowa, Minggu 5 Juli 2026.
Peserta tidak hanya berasal dari Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, tetapi juga datang dari Ambon, Papua, Kendari, Balikpapan, Banjarmasin, Sorowako, Surabaya, hingga sejumlah kota lainnya di Indonesia.
CEO Subholding Hospitality Galesong Group, Erwin Triyuswanto, mengatakan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini cukup luar biasa.
Kehadiran golfer dari berbagai daerah menunjukkan Infinity Journey Tournament semakin mendapat tempat di kalangan pencinta olahraga golf.
“Setiap tahun dalam rangka menyambut ulang tahun grup, kami menggelar kegiatan ini dalam dua sesi. Antusiasme tahun ini cukup luar biasa karena banyak peserta yang datang dari luar kota,” ujar Erwin.
Infinity Journey Tournament Padivalley di Gowa diikuti 200 golfer dari berbagai daerah.Sebanyak 200 peserta dibagi dalam dua sesi untuk menjaga kenyamanan bermain di lapangan. Masing-masing sesi diikuti sekitar 100 golfer pada pagi dan siang hari.
“Pesertanya 200 orang. Sebanyak 100 orang bermain pada sesi pagi dan 100 orang pada sesi siang,” jelasnya.
Dari jumlah tersebut, peserta laki-laki masih mendominasi. Sementara golfer perempuan yang mengikuti turnamen diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang.
Club Manager Padivalley Golf Club, Norman Hode, mengatakan pembatasan jumlah peserta pada setiap sesi merupakan bagian dari komitmen pengelola dalam menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan golfer selama berada di lapangan.
“Seperti yang disampaikan Pak CEO, sesi pagi kami batasi 100 peserta dan sesi siang 100 peserta. Tadi pagi memang ada sedikit perubahan karena beberapa peserta sesi siang meminta izin bermain pagi, tetapi jumlah keseluruhannya kurang lebih tetap sama,” kata Norman.
Menurutnya, pembagian sesi tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen. Padivalley tidak semata-mata mengejar jumlah peserta, tetapi juga berupaya memastikan setiap golfer dapat menikmati permainan dengan nyaman.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Padivalley dalam memberikan pelayanan, khususnya terkait kenyamanan bermain di lapangan,” ujarnya.
Terrace The Village Hadirkan Suasana Baru
Ada suasana berbeda yang dirasakan peserta pada penyelenggaraan Infinity Journey Tournament tahun ini. Salah satunya adalah pemanfaatan Terrace The Village sebagai fasilitas baru dengan konsep lebih terbuka.
Jika sebelumnya kegiatan terpusat di area restoran, kini peserta dapat menikmati suasana yang lebih lapang dan terbuka di Terrace The Village.
“Dengan nuansa yang lebih terbuka, kami mencoba meminta tanggapan para golfer mengenai tempat yang baru. Mereka menikmati tempatnya dan merasa nyaman,” kata Norman.
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memberi kenyamanan bagi golfer, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat umum untuk menikmati kawasan Padivalley.
“Kami berharap renovasi akan terus dilakukan sehingga bukan hanya golfer yang datang ke sini, tetapi tamu-tamu umum juga dapat menikmati tempat ini,” tambahnya.
Infinity Journey Tournament Padivalley di Gowa diikuti 200 golfer dari berbagai daerah.Kehadiran fasilitas yang semakin memadai turut mendukung penyelenggaraan kegiatan dalam skala lebih besar. Jika sebelumnya kapasitas kegiatan berada di kisaran 160 peserta, pelaksanaan dalam dua sesi memungkinkan turnamen diikuti hingga 200 golfer.
Salah seorang peserta, Tulus, menilai peningkatan fasilitas membuat penyelenggaraan anniversary semakin meriah. Apalagi, turnamen tersebut dihadiri banyak golfer dari luar daerah.
“Menurut saya, dengan fasilitas yang ada sekarang, acaranya bisa semakin ramai. Apalagi banyak juga peserta dari luar daerah yang hadir. Tentu ini membuat perayaan ulang tahun semakin meriah,” ujar Tulus.
Ia menyebut kehadiran peserta dari berbagai kota, termasuk Surabaya, Kendari, dan Palembang, menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi komunitas golfer.
Tulus berharap Padivalley terus berkembang dan meningkatkan pelayanan kepada seluruh konsumennya. Menurutnya, kebutuhan setiap pengunjung berbeda sehingga pengembangan fasilitas harus terus menyesuaikan permintaan pasar.
“Semoga ke depan semakin sukses dan semakin baik dalam melayani seluruh konsumen. Sebab, permintaan dan kebutuhan setiap konsumen berbeda-beda, sehingga harus terus beradaptasi dan memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Hadiah Hole-in-One Tiga Mobil MG hingga Satu Unit Rumah
Selain menghadirkan pengalaman bermain, penyelenggara juga mempertahankan prestise Infinity Journey Tournament melalui deretan hadiah menarik.
Tahun ini, panitia menyiapkan empat unit sepeda motor yang diberikan melalui pengundian. Selain itu, tersedia berbagai hadiah elektronik, telepon seluler, IPTV, tas, serta sejumlah hadiah lainnya.
Hadiah bernilai tinggi juga disiapkan untuk golfer yang berhasil mencetak hole-in-one. Panitia menyediakan tiga unit mobil MG yang terdiri atas satu kendaraan listrik dan dua kendaraan bermesin konvensional.
“MG saat ini sedang naik daun. Kami memilih MG sekaligus untuk memperkenalkan salah satu produk dari Galesong,” ujar Norman.
Tidak hanya mobil, hadiah hole-in-one juga mencakup satu unit Suzuki V-Strom yang disebut sebagai salah satu produk yang banyak diminati konsumen.
Hadiah paling menarik lainnya adalah satu unit rumah. Deretan hadiah tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara menjaga daya tarik sekaligus prestise turnamen dari tahun ke tahun.
“Kualitas hadiah yang kami berikan dari tahun ke tahun tetap kami jaga agar prestise turnamen ini terus terpelihara,” tegas Norman.
Jadi Destinasi Golf Tahunan di Gowa
Jumlah peserta Infinity Journey Tournament tahun ini relatif sama dengan penyelenggaraan sebelumnya, yakni sekitar 200 golfer. Ke depan, penyelenggara tidak menargetkan penambahan peserta secara besar-besaran.
Fokus utama turnamen tetap pada peningkatan kualitas pelayanan kepada member, tamu, dan golfer dari luar daerah.
“Target ke depan masih sama. Turnamen ini adalah tentang bagaimana kami memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada member, guest, dan golfer dari luar daerah,” kata Norman.
Ia berharap anniversary Padivalley dapat menjadi agenda yang selalu dinantikan golfer dari berbagai daerah sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Gowa sebagai salah satu destinasi golf di Sulawesi Selatan.
“Kami berharap mereka menjadikan anniversary Padivalley sebagai salah satu destinasi golf di Makassar, khususnya di Gowa,” ujarnya.
Turnamen tersebut juga memperlihatkan luasnya rentang usia peserta. Golfer termuda diketahui masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar. Sementara di kategori perempuan, terdapat peserta muda yang baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas.
Para golfer muda tersebut tidak bertanding dalam kategori khusus, melainkan bergabung bersama peserta lainnya. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan olahraga golf mulai diminati berbagai kelompok usia.
Melalui Infinity Journey Tournament, Padivalley tidak hanya merayakan momentum anniversary Galesong Group, tetapi juga berupaya memperkuat jejaring komunitas golfer nasional serta menghadirkan pengalaman bermain yang nyaman dan berkesan bagi peserta dari berbagai daerah.




