JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki pekan kedua Juli 2026, masyarakat yang menggunakan penanggalan Jawa dapat menyimak daftar hari, pasaran, dan tanggal Hijriah sebagai acuan untuk berbagai keperluan.
Kalender Jawa hingga kini masih digunakan sebagai pedoman dalam menentukan hari baik, menggelar tradisi, maupun sekadar mengetahui perpaduan penanggalan Masehi, Jawa, dan Hijriah.
Pada pekan kedua Juli 2026, penanggalan Hijriah telah memasuki akhir bulan Muharam 1448 Hijriah. Berikut daftar Kalender Jawa untuk periode Senin, 6 Juli hingga Minggu, 12 Juli 2026.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Senin 6 Juli 2026: Jakarta Barat, Selatan, dan Timur Berpotensi Hujan
Kalender Jawa Juli 2026 Pekan Kedua
- Senin Wage, 6 Juli 2026 = 21 Muharram 1448 Hijriah
- Selasa Kliwon, 7 Juli 2026 = 22 Muharram 1448 Hijriah
- Rabu Legi, 8 Juli 2026 = 23 Muharram 1448 Hijriah
- Kamis Pahing, 9 Juli 2026 = 24 Muharram 1448 Hijriah
- Jumat Pon, 10 Juli 2026 = 25 Muharram 1448 Hijriah
- Sabtu Wage, 11 Juli 2026 = 26 Muharram 1448 Hijriah
- Ahad Kliwon, 12 Juli 2026 = 27 Muharram 1448 Hijriah
Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan yang memadukan kalender Saka, kalender Islam, dan budaya Jawa. Ciri khasnya adalah adanya siklus pasaran yang terdiri atas Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Baca Juga: Kalender Jawa Juli 2026 Lengkap dengan Weton dan Tanggal Hijriah
Kombinasi antara hari dalam sepekan dan pasaran tersebut membentuk penanggalan Jawa yang masih digunakan secara luas di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.
Selain untuk mengetahui hari dan tanggal, kalender Jawa juga sering dijadikan acuan dalam berbagai kegiatan adat, seperti pernikahan, pindah rumah, hingga penyelenggaraan acara keluarga.
Karena itu, informasi kalender Jawa setiap pekan masih banyak dicari masyarakat sebagai referensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kalender jawa juli 2026
- pekan kedua
- weton
- hijriah





