KATINGAN, KOMPAS.TV - Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Aipda Yudhie Perdana Putra, salah satu anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat penggerebekan bandar sabu pada Kamis dini hari lalu. Almarhum dimakamkan secara kedinasan di Katingan, Kalimantan Tengah.
Keluarga dan rekan seprofesi turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat menjalankan tugas.
Di saat yang sama, tim gabungan Polda Kalimantan Tengah berhasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi penggerebekan bandar sabu. Pelaku ditangkap di sebuah kapal pencari emas di Sungai Katingan.
Dalam operasi tersebut, tiga anggota Polri gugur.
Menurut Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Iwan Kurniawan, pelaku menyerahkan diri secara kooperatif dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Sementara itu, polisi mengaku telah mengantongi identitas pelaku lainnya dan terus melakukan pengejaran terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat.
Peristiwa bermula ketika 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis lalu. Situasi berubah ketika keluarga dan sejumlah warga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam sehingga memicu bentrokan dengan aparat.
Dalam insiden tersebut, tiga anggota Polri yang gugur adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto. Ketiganya sempat dinyatakan hilang setelah bentrokan dan kemudian ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan.
Hingga kini, pengejaran terhadap terduga pelaku penyerangan dan bandar sabu yang melarikan diri saat penggerebekan masih terus dilakukan.
Baca Juga: Oknum Polisi Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Istri Siri Ditangkap | SAPA MALAM
#polisigugur #katingan #gerebeknarkoba #bandarnarkoba
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- polisi gugur
- bandar narkoba
- gerebek narkoba
- polisi tewas
- katingan
- penyerangan





