Diskon tarif penyeberangan di sektor transportasi darat yang merupakan program stimulus ekonomi bagi masyarakat pada periode libur sekolah berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyebut hingga tanggal 4 Juli 2026 penerima manfaatnya telah mencapai 90,04 persen dari target keseluruhan atau sebanyak 1.086.400 dari total target sebanyak 1.206.585.
"Rincian dari penerima manfaat yakni sebanyak 907.409 penumpang dalam 341.210 kendaraan dan 178.991 penumpang pejalan kaki. Adapun realisasi dari penyerapan subsidi hingga 4 Juli 2026 telah mencapai 78,15 persen dari target keseluruhan atau sebesar 21 miliar dari target 26,9 miliar," ungkap Dirjen Aan dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (4/7/2026).
Ia mengatakan program ini berlaku khusus untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II (roda dua) dan golongan IVA (mobil pribadi).
"Diskon tarif ini berupa potongan 100% pada tarif jasa kepelabuhanan atau setara dengan potongan rata-rata sekitar 21,11%," jelasnya.
Baca Juga: ASDP Tancap Gas Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban, Konektivitas dan Ekonomi Kepri Dipacu
Baca Juga: PELNI Angkut Lebih dari 335 Ribu Ton Batu Bara pada Semester I 2026
Program diskon diberikan pada 14 pelabuhan penyeberangan dengan 7 lintasan yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry di antaranya layanan eksekutif lintasan Merak - Bakauheni, layanan ekonomi lintasan Merak - Bakauheni, lintasan Ketapang - Gilimanuk, lintasan Padangbai - Lembar, lintasan Kayangan - Pototano, lintasan Sape - Labuhan Bajo, lintasan Telaga Punggur - Tanjung Uban dan lintasan Ajibata - Ambarita.
"Hal ini kami lakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat agar tetap terjangkau pada momen libur sekolah sekaligus mendorong perputaran ekonomi nasional. Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," tutupnya.





