Hadirkan Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Jadikan Santunan untuk Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja secara Berkelanjutan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - BPJS Ketenagakerjaan memperluas makna perlindungan jaminan sosial melalui pendekatan Value Beyond Protection.

Upaya itu dinilai sebagai sebuah arah strategis yang memastikan manfaat jaminan sosial tidak berhenti pada pembayaran santunan, tetapi menjadi pengungkit kemandirian ekonomi keluarga pekerja.

Pendekatan ini menjadi bagian dari transformasi BPJS Ketenagakerjaan dalam Rencana Strategis 2027–2031 untuk menghadirkan manfaat perlindungan yang semakin berdampak dan berkelanjutan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan jaminan sosial tidak lagi hanya diukur dari besarnya manfaat yang dibayarkan, tetapi dari kemampuan manfaat tersebut dalam membantu keluarga peserta bangkit, mandiri, dan kembali produktif setelah menghadapi risiko.

“Hari ini kami menghadirkan pelatihan pemberdayaan bagi 80 ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja di wilayah Surabaya Raya. Kami ingin memastikan bahwa perlindungan tidak berhenti ketika manfaat dibayarkan, tetapi berlanjut melalui peningkatan kapasitas agar ahli waris mampu bangkit, mandiri, dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).

Menurut Saiful, santunan yang diterima ahli waris harus dipandang sebagai modal untuk membangun kehidupan baru, bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek.

“Kami berharap santunan yang diterima tidak berhenti sebagai dana konsumtif, tetapi menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri. Karena itu, setelah manfaat diberikan, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan Program Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan (PEKA) sebagai sarana meningkatkan produktivitas ahli waris melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan produk, hingga pemasaran. Kami ingin mereka memiliki bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan.”

Ia menegaskan bahwa perlindungan sosial harus terus hadir bahkan setelah manfaat dibayarkan.

“Negara harus hadir tidak hanya ketika risiko terjadi, tetapi juga setelahnya. Kami ingin memastikan keluarga yang ditinggalkan memiliki kesempatan untuk bangkit, kembali produktif, dan mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan. Itulah esensi perlindungan sosial yang sesungguhnya.”

Saiful menjelaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan implementasi strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Coverage, Care, dan Credibility. Melalui pilar Care, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan Value Beyond Protection, yakni memperluas manfaat perlindungan sosial melalui pemberdayaan ekonomi sehingga manfaat yang diterima tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi pengungkit kesejahteraan keluarga pekerja secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gadis di Lumajang Ditemukan Tewas Tanpa Busana dengan Mulut Disumpal, Kecurigaan Keluarga Terbukti
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Jadwal Lengkap Volleyball Super Club 2026: Ada Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Siap Debut Lebih Cepat?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Mampukah Inggris Taklukkan Meksiko di Kandangnya? Ini Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Jurnalis Metro TV Mahmud Fauzi Raih Penghargaan PPIH Terbaik 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diisukan Terisolir, Dandim Agam Buka Suara Soal Lokasi Koperasi Merah Putih Sianok
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.