Pantau - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengupayakan agar pasar rakyat di Distrik Bolakme kembali diaktifkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan mempermudah pemasaran hasil bumi.
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murib, mengatakan pasar rakyat di Distrik Bolakme sudah lama tidak beroperasi sehingga perlu segera diaktifkan kembali.
"Kami dari TP PKK bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui OPD teknis berupaya agar pasar rakyat di Distrik Bolakme kembali beroperasi sehingga ekonomi masyarakat terus bertumbuh di sini.", ujar Idawati.
Hasil Bumi Diharapkan Dipasarkan di BolakmeSelama ini, masyarakat Distrik Bolakme harus membawa hasil bumi ke Kota Wamena untuk dijual di sejumlah pasar.
Ke depan, melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis serta pengurus PKK tingkat distrik dan kampung, pasar rakyat di Distrik Bolakme diharapkan kembali beroperasi agar masyarakat tidak perlu lagi menjual hasil panennya ke Kota Wamena.
"Ke depan sesuai koordinasi dengan OPD teknis, pengurus PKK tingkat distrik dan kampung, maka pasar rakyat di Distrik Bolakme harus dioperasikan supaya masyarakat tidak perlu membawa hasil buminya ke kota.", kata Idawati.
Kurangi Beban Biaya Transportasi MasyarakatIdawati menjelaskan masyarakat selama ini harus menggunakan angkutan umum untuk mengangkut hasil bumi ke Kota Wamena sehingga biaya transportasi mengurangi keuntungan yang diperoleh.
"Kasihan kalau masyarakat membawa hasil bumi ke kota, dengan membuat angkutan umum, berapa keuntungan yang harus mereka peroleh dari hasil bumi itu. Maka ke depan pasar harus ada di Bolakme supaya masyarakat bisa memperoleh uang di tempat tanpa harus ke kota.", ungkap Idawati.
Ia menegaskan pemerintah daerah perlu mendukung perekonomian masyarakat di tingkat distrik dan kampung agar perputaran ekonomi terjadi di tingkat bawah dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
"Kami juga ingin ekonomi masyarakat itu dapat berputar di distrik dan kampung sehingga kesejahteraan masyarakat itu terwujud. Uang itu harus berputar di kampung dan distrik supaya ekonomi di daerah ini terus berkembang secara seimbang.", ujar Idawati.




