JAKARTA, KOMPAS.TV - Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat merilis prospek cuaca mingguan untuk periode 6-12 Juli 2026.
Berdasarkan analisis iklim global terkini, fenomena El Nino masih memengaruhi kondisi atmosfer dengan indikasi berkurangnya curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Meski demikian, BMKG menyebut sejumlah dinamika atmosfer masih mendukung terbentuknya awan hujan secara lokal.
Masyarakat pun diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara singkat di beberapa wilayah.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Senin 6 Juli 2026: Jakarta Barat, Selatan, dan Timur Berpotensi Hujan
Berdasarkan analisis iklim global, fenomena El Nino yang ditunjukkan oleh indeks Nino 3.4 sebesar +1,24 mengindikasikan adanya potensi pengurangan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Barat.
Dalam sepekan ke depan, terdapat beberapa dinamika atmosfer yang diprakirakan masih mendukung suplai uap air serta pertumbuhan awan konvektif secara lokal di sebagian wilayah Jawa Barat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh suhu muka laut yang masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia serta labilitas atmosfer yang bervariasi dari kategori ringan hingga kuat.
Secara umum, curah hujan di Jawa Barat diperkirakan cenderung menurun. Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih dapat terjadi secara lokal, terutama pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang dengan skala lokal dan durasi singkat di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Jakarta Job Fair Juli 2026 Digelar 7-8 Juli, Hadirkan 37 Perusahaan dan Ribuan Lowongan Kerja
Rekomendasi BMKGPenulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- cuaca
- jawa barat
- prospek cuaca
- sepekan ke depan





