Generasi Muda Amerika Ternyata Semakin Membenci Israel, Netanyahu Sampai Dibuat Prihatin

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Israel tengah menyoroti dinamika sosial dalam generasi muda di Amerika Serikat (AS). Tel Aviv rupanya khawatir dengan semakin menurunnya dukungan terhadapnya dari anak muda yang hidup di Washington.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai perubahan sikap tersebut menjadi tantangan serius bagi hubungan jangka panjang antara Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Kenegarawanan Jokowi Dipertanyakan Usai Merasa Terhina Sampai Laporkan Dokter Tifa: Demokrasi Itu...

"Saya khawatir dengan tren yang saya lihat. Saya tidak akan mengatakan bahwa saya tidak mengkhawatirkannya," ujar Netanyahu, dikutip Senin (6/7).

Menurutnya, perubahan opini publik di kalangan anak muda tidak terlepas dari masifnya penyebaran informasi melalui media sosial yang disebutnya telah dimanfaatkan oleh sejumlah negara untuk membangun sentimen anti-Amerika dan anti-Israel.

Ia menuding terdapat jaringan bot farm yang secara sistematis menyebarkan narasi negatif dan menyasar generasi muda di Amerika.

"Mereka memiliki bot farm yang mendorong berbagai konten melawan Amerika dan Israel. Mereka itu berfokus pada anak muda serta warga Amerika muda," katanya.

Netanyahu mengakui negara-negara demokrasi memiliki keterbatasan dalam menghadapi perang informasi semacam itu.

"Negara demokrasi tidak memiliki kemampuan untuk melawan perang bot dengan cara yang sama. Kami harus bertanggung jawab dan transparan. Itu tidak mudah," ujarnya.

Ia juga mengaku melihat adanya hubungan antara meningkatnya penggunaan platform media sosial tertentu dengan menurunnya rasa patriotisme serta berkurangnya dukungan terhadap Israel.

Adapun Netanyahu menyoroti meningkatnya sentimen anti-Israel di sebagian kalangan politik Amerika, baik di Partai Demokrat maupun kelompok yang disebutnya sebagai woke right.

"Saya prihatin dengan adanya unsur anti-Israel, pertama di Partai Demokrat dan kemudian di kelompok woke right. Saya berharap Amerika mengubah arah," katanya.

Baca Juga: Di Hari Kemerdekaan, Trump Pamer Amerika Sudah Hancurkan Venezuela hingga Iran

Meski demikian, Netanyahu tetap optimistis hubungan strategis Israel dan Amerika Serikat akan bertahan karena didasarkan pada nilai-nilai bersama yang telah lama menjadi fondasi kerja sama kedua negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Rombak Aturan Anggaran K/L, Ekonom Soroti Pelonggaran Pengawasan Tunggakan
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Kahitna Siapkan Konser 40 Tahun Berkarya, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
• 46 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Ultimatum Jordi Onsu, Ruben Onsu Ancam Laporkan Pihak yang Ingin Bongkar Aibnya: Jangan Main-Main!
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Pemkot Yogya Gandeng CSR Bedah Rumah 2 Keluarga Disabilitas
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.