Pemukul Pemotor di Jagakarsa Jaksel Ditangkap Polisi di Rumahnya, Motif Masih Diselidiki

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - F (37), pengemudi sepeda motor Kawasaki Ninja yang memukul seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, ditangkap di kediamannnya di wilayah Jagakarsa pada Minggu (5/7/2026) malam.

"Pelaku ditangkap di rumahnya dan akan diproses pidana," ujar Nurma saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu.

Nurma mengatakan, penyidik masih mencari tahu motif FH melakukan pemukulan yang video kejadiannya viral di media sosial.

Baca juga: Pelaku Curanmor di Tangsel Ditangkap di Rumah Pacar, Sempat Sembunyi di Plafon lalu Jatuh

"Motifnya masih dalam pemeriksaan. Akan dikenakan pasal sesuai hasil visum nanti," kata dia.

Sebelumnya, polisi sudah sempat mendatangi rumah F. Namun, yang bersangkutan tidak berada di lokasi sehingga belum berhasil diamankan.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang pengendara motor di Jalan Raya Jagakarsa viral di media sosial.

Video tersebut diunggah korban melalui akun Instagram @ahmadabdulazis21. Dalam unggahannya, korban mengaku menjadi sasaran penganiayaan oleh seorang pria yang tidak dikenalnya saat melintas di lokasi kejadian.

"Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya di Jalan Raya Jagakarsa," tulis korban.

Korban menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika arus lalu lintas sedang macet. Menurut dia, pelaku yang mengendarai sepeda motor berwarna hijau sempat menabrakkan kendaraannya dari belakang sebelum menghampiri dan berbicara dengan nada yang tidak jelas.

Baca juga: Viral Pemotor Dipukul Pengemudi Ninja di Jagakarsa Jaksel, Sempat Disuruh Video Call Ayah

Saat korban menegur pelaku, F diduga langsung menamparnya sebanyak tiga kali.

Korban kemudian menjauh untuk mengambil telepon genggam yang berada di dasbor sepeda motornya dan merekam kejadian tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terdengar menantang korban sambil meminta membuka helm dan penutup wajah.

"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gua? Ayo minggir dulu sama gua," ujar pelaku.

Korban mengaku memilih menghindari pelaku karena hendak berangkat bekerja. Ia kemudian berusaha mencari kantor polisi terdekat untuk meminta bantuan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kompas.com telah berupaya untuk menghubungi korban melalui akun media sosial Instagram @ahmadabdulazis21 untuk menanyakan informasi terkait kronologi kejadian yang menimpanya.

Namun, hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi yang diperoleh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KLH Bakal Usut Tuntas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ungkit Sanksi Tahun 2025
• 18 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Senin 6 Juli 2026: Siklon Tropis Bavi Muncul, Tiga Provinsi Siaga Hujan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Beasiswa LPDP Tambah 14 Universitas Elit untuk Bidang STEM
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota Polisi Hilang saat Diserang Massa Ditemukan Tewas di Sungai Katingan
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.