IHSG Berpeluang Naik Hari Ini, Saham AADI, AMRT hingga INCO Jadi Rekomendasi

katadata.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal naik pada perdagangan hari ini, Senin (6/7). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) hingga PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi IHSG akan mencapai puncak tren naik minor ke area 5.840-5.870 hari ini. Setelah itu IHSG akan terjadi koreksi. Menurut Ivan, penurunan menuju 5.472 tetap menjadi proyeksi pada skenario utama selama IHSG masih ada di bawah 6.051

“Indikator MACD menunjukkan sinyal netral,” kata Ivan dalam keterangan dikutip Senin (6/7). 

Ivan mengatakan level support IHSG berada di level 5.722, 5.472 dan 5.314, sementara level resistance di level 5.847, 6.051, 6.256, 6.545 dan 6.835.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD adalah alat analis teknikal yang digunakan untuk melihat tren dan kekuatan momentum pergerakan saham.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan target harga ke Rp 8.100, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan target harga ke Rp 1.560 serta PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harge ke level 4.770. Lalu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan target harga ke Rp 152 dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target harga ke Rp 1.140.

Sementara itu Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, berdasarkan indikator, Stochastics KD menunjukkan sinyal negatif, dan volume mengalami penurunan, namun RSI berpotensi membentuk pola golden cross. Walaupun IHSG berhasil rebound, menurutnya investor asing masih cenderung selektif. 

Keberlanjutan pemulihan akan sangat bergantung pada apakah terjadi pembalikan menjadi net buy asing dalam beberapa hari ke depan. Mengingat rasio P/E IHSG saat ini berada di 9,35x, dimana secara historis level ini lebih rendah dibandingkan masa bottoming pandemi COVID-19 yang berada di 9,48x, menjadikan IHSG target yang sangat atraktif bagi investor institusi domestik untuk melakukan akumulasi pada saham-saham blue-chip.

Di sisi lain, mulai hari Senin ini, pemerintah resmi membuka masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI030. Dengan tingkat BI Rate yang bertahan di level 5,75%, instrumen ini menawarkan kupon fixed rate yang diproyeksikan sangat kompetitif. 

Kehadiran ORI030 berpotensi menyerap sebagian likuiditas dari investor ritel yang cenderung defensif di tengah tingginya volatilitas pasar saham saat ini.

Nafan merekomendasikan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eksodus Pemain Timnas Naturalisasi Berlanjut ke Super League? Setelah Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny Dikaitkan dengan Persib Bandung
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Prediksi 15 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman ke Piala AFF 2026, Ragnar Masuk?
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia Juara Dunia Pertumbuhan Orang SUPER KAYA versi The Wealth Report 2026, Gunung Kawi Masih Perlu?
• 2 jam laludisway.id
thumb
Beasiswa Maung Depok 2026 Dibuka, Total Beasiswa Rp 6,35 Juta Tiap Penerima
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Komnas Perempuan: Pemahaman Kesetaraan Gender Harus Jadi Standar Pejabat!
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.