Keputusan Aneh FIFA Untungkan Amerika, Pemain yang Dikartu Merah Tetap Bisa Main di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan FIFA menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2026 memunculkan sorotan. Folarin Balogun dipastikan tetap dapat membela Amerika Serikat saat menghadapi Belgia.

Kepastian itu muncul setelah FIFA menangguhkan hukuman larangan bermain yang sebelumnya dijatuhkan kepada Balogun. Penyerang berusia 25 tahun tersebut kini tersedia untuk laga penting.

Sebelumnya, Balogun menerima kartu merah langsung ketika Amerika Serikat menundukkan Bosnia dan Herzegovina 2-0. Insiden itu terjadi pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Mantan penyerang Arsenal tersebut diusir wasit pada menit ke-64 pertandingan. Ia dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic.

FIFA kemudian mengeluarkan keputusan baru yang membuat hukuman tersebut tidak langsung berlaku. Sanksi larangan bermain resmi ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun.

"Sesuai Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan hukuman larangan bertanding ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun," demikian pernyataan resmi FIFA.

Badan sepak bola dunia itu menjelaskan penangguhan memiliki syarat yang harus dipatuhi Balogun. Jika mengulangi pelanggaran serupa, hukuman akan langsung diberlakukan kembali.

Dengan keputusan tersebut, Balogun kini bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia. Duel perebutan tiket perempat final dijadwalkan berlangsung pada Selasa pagi WIB.

Kehadiran Balogun menjadi tambahan tenaga penting bagi tim asuhan Mauricio Pochettino. Sepanjang turnamen, ia tampil konsisten sebagai salah satu andalan di lini depan.

Sejauh ini Balogun telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026. Dua di antaranya tercipta saat Amerika Serikat membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay.

Penyerang tersebut juga sempat mencatatkan namanya di papan skor ketika menghadapi Bosnia dan Herzegovina. Namun, laga itu berakhir kurang sempurna setelah ia menerima kartu merah.

Keputusan FIFA langsung mendapat sambutan positif dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui akun Truth Social, ia mengapresiasi langkah FIFA yang dianggap telah memperbaiki keputusan sebelumnya.

"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membalikkan ketidakadilan yang besar!" tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.

(sub)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Pustakawan Nasional 2026: Asal-usul hingga Tema
• 12 jam laludetik.com
thumb
Analisis Fundamental Jadi Kunci Memahami Pergerakan Nilai Tukar Mata Uang
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemarin, 2.616 desa berpotensi ekspor hingga food estate Kalteng
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Stand Bapenda Sumut 'Anti Celingak-Celinguk'! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab'
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pengakuan Pengendara Ninja Aniaya Pemotor di Jagakarsa
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.