JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian tengah memburu dua pelaku pemalakan terhadap sopir truk box di Cilincing, Jakarta Utara, yang aksinya terekam video dan viral di media sosial.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, pihaknya masih dalam proses pencarian dua pelaku yang terekam video viral tersebut.
"Sedang proses pencarian ya," tutur dia saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesaan singkat, Senin (6/7/2026).
Bobi menjelaskan, pihaknya juga belum dapat menjelaskan berapa jumlah kerugian yang dialami korban akibat kejadian tersebut.
Baca juga: Polisi Diminta Usut Dugaan Pemalakan ke Bocah yang Dirundung di Senen Jakpus
"Belum ada info apa-apa karena masih proses pencarian korban dan pelaku," kata dia.
Aksi pemalakan itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut.
Berdasarkan video di akun tersebut, dua orang pria terlihat mendekati mobil truk box yang tengah melaju di Jalan Raya Cilincing, tepatnya setelah kawasan New Priok Container Terminal (NPCT).
Baca juga: Warga Sebut Aksi Pemalakan di Penjaringan Kerap Sasar Mobil Logistik dan Truk Kargo
Satu pria mengenakan jaket berwarna cokelat dan celana pendek selutut.
Satu lainnya mengenakan jaket berwarna hitam yang memiliki tulisan berwarna putih.
Pria yang mengenakan jaket cokelat terlihat bergelantung di pintu supir dengan posisi kepala dan tangan masuk ke dalam mobil.
Pria berjaket hitam terlihat sedang berlari menghampiri truk tersebut.
Baca juga: Pemalakan Warteg di Bekasi Diselidiki, Pelaku Diduga Baru Pertama Kali Beraksi
"Begal, begal, begal, begal," ucap pria yang merekam video kejadian tersebut.
Tak lama kemudian, pria berjaket cokelat melompat turun dari tempatnya bergelantung di jendela pintu sopir.
Ia terlihat langsung memperbaiki masker berwarna hitam yang ia gunakan.
Sementara itu, pria berjaket hitam langsung menyeberang ke arah pinggir jalan setelah pria berjaket cokelat turun dari jendela pintu sopir.
"Buset dah, oi hati-hati dapet begal lewat NPCT," ujar perekam video.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang