Soal Jateng Bakal Jadi "Kandang Gajah", PDI-P: Siapa yang Bikin Hoaks?

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Said Abdullah mempertanyakan klaim bahwa Jawa Tengah akan menjadi "kandang gajah", menyusul rencana safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Siapa yang bikin hoaks?" kata Said singkat saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung, PSI Jateng: Murni Ritual Adat

Pernyataan itu disampaikan Said saat menanggapi pertanyaan soal klaim PSI bahwa Jawa Tengah sebagai basis wilayah pemilih PDI-P akan berubah menjadi “kandang” pendukung partainya.

Diberitakan sebelumnya, DPW PSI Jawa Tengah menggelar pertemuan dengan Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Jokowi Dijadwalkan Temui Warga dan Kader PSI di Semarang Juli, Pengurus: Jokowi adalah PSI

Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo mengatakan, pertemuan itu dilakukan untuk melaporkan capaian konsolidasi partai, sekaligus kesiapan struktur kepengurusan PSI di seluruh Jawa Tengah.

Menurut Yogo, kepengurusan PSI hingga tingkat ranting di Jawa Tengah telah terbentuk hampir 95 persen.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga disebut mengapresiasi kerja pengurus PSI dan meminta seluruh kader tetap solid serta hadir di tengah masyarakat.

Baca juga: Jokowi Injak Kepala Kerbau: PDI-P Menyoroti, PSI Klarifikasi

Yogo mengatakan, pihaknya juga membahas rencana safari politik Jokowi ke sejumlah daerah di Jawa Tengah.

PSI kini tinggal menunggu jadwal dari Jokowi untuk memulai rangkaian kunjungan tersebut.

"Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli sudah bisa berjalan," ujar Yogo.

Baca juga: PSI Yakin Efek Ekor Jas Jokowi Beralih dari PDIP pada Pemilu 2029

Dia mengatakan, safari politik itu akan dikemas dengan berbagai kegiatan, termasuk karnaval yang mengangkat tradisi dan budaya masyarakat setempat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Yogo kemudian menyebutkan bahwa salah satu tujuan safari politik tersebut adalah memastikan Jawa Tengah menjadi "kandang gajah".

"Pertama nanti ditunggu kejutan di Jawa Tengah. Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggal. Yang jelas hari ini kami mempersiapkan untuk Bapak turun keliling Jateng. Memastikan Jawa Tengah sebagai kandang gajah," kata Yogo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sumur Minyak Tradisional Milik Warga Aceh Timur Meledak
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Serangan Kutu Beras Resahkan Warga, Bulog Minta Maaf dan Akan Tanggung Jawab | BERUT
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026, Cek Rincian dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Polri Ungkap Modus Korupsi Batu Bara: Manipulasi Kualitas dan Harga Kontrak
• 28 menit laludetik.com
thumb
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan soal Pasal Penetapan Tersangka, Apa Alasannya?
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.