Korsel Bikin Dana Investasi Baru dari Kelebihan Pendapatan Pajak AI

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Korsel kini berencana membuat dana investasi baru menggunakan kelebihan pendapatan pajak yang didorong oleh industri semikonduktor yang berkembang pesat untuk membiayai pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (6/7), Kepala Staf Presiden Lee Jae Myung, Kang Hoon-sik, mengatakan kelebihan pendapatan pajak dari industri harus diinvestasikan untuk pertumbuhan masa depan. Hal itu disampaikan Kang dalam pertemuan tingkat tinggi pemerintah dan partai penguasa.

"Dengan meluncurkan dana dengan kelebihan pendapatan pajak, kami bertujuan untuk melakukan investasi besar di masa depan, termasuk mendukung tiga proyek besar, menciptakan mesin pertumbuhan, mengatasi K-shaped polarization serta mendukung perumahan, startup, dan lapangan kerja bagi mereka yang berusia 20-an dan 30-an," kata Kang dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu (5/7) kemarin.

Dana investasi yang diusulkan menunjukkan tekad Lee Jae Myung untuk memanfaatkan kelebihan pendapatan pajak yang berasal dari meningkatnya permintaan AI untuk semikonduktor sebagai bagian rencananya untuk mempersiapkan ekonomi di masa depan dan meninggalkan warisan di masa jabatannya.

"Dana yang diusulkan bukanlah hal negatif -- ini menunjukkan Korea ingin mendaur ulang keuntungan pajak chip dan AI untuk pertumbuhan di masa depan," kata kepala strategi investasi di Saxo Markets di Singapura, Charu Chanana.

"Tapi, itu juga sedikit mengubah narasi pasar. Korea bukan lagi hanya kisah pendapatan AI yang bersih, (tapi) juga menjadi kisah yang didorong oleh kebijakan," katanya lagi.

Indeks saham Kospi sempat turun hingga 3,7 persen hari ini. Trader menyinggung kombinasi aksi ambil untung (profit taking) dan kehati-hatian menjelang pendapatan awal Samsung Electronics yang akan dirilis pada Selasa (7/7) besok.

Dana baru akan memerlukan persetujuan parlemen. Sementara tujuan dari dana baru, penggunaan yang diizinkan, dan siapa yang akan mengelolanya masih belum diputuskan.

Sebagai rumah bagi raksasa chip seperti Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc., Korsel kemungkinan akan mendapatkan penerimaan pajak perusahaan yang besar tahun ini karena lonjakan permintaan AI meningkatkan pendapatan perusahaan. Kedua perusahaan itu diperkirakan akan mencatatkan rekor laba operasional, yang secara kolektif dapat menghasilkan lebih dari KRW 100 triliun (sekitar Rp 1,17 kuadriliun, dengan kurs 1 KRW = Rp 11,74) dalam pajak perusahaan tahunan. Seoul sebelumnya memperkirakan akan mendapat jumlah tersebut dari total penerimaan pajak perusahaan tahun 2026.

Lee Jae Myung telah menunjukkan ingin memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh revolusi AI. Lee pada pekan lalu meluncurkan inisiatif tiga proyek besar yang melibatkan investasi signifikan di sektor semikonduktor, AI fisik, dan pusat data.

Investasi senilai setidaknya KRW 1,350 triliun (sekitar Rp 15,85 kuadriliun) dari perusahaan termasuk Samsung dan SK Hynix akan dilakukan, termasuk pabrik chip baru di barat daya Korsel, karena pemerintah berupaya memperkuat daya saing jangka panjang dan posisi Korsel sebagai sebagai kekuatan AI.

Dalam wawancara dengan surat kabar DongA Ilbo yang diterbitkan hari ini, Kang mengatakan sebagian dari kelebihan penerimaan pajak dapat digunakan untuk memperluas pasokan listrik dan air ke pabrik-pabrik chip di sana.

"Pada titik kritis yang akan membentuk masa depan Korsel, pendapatan pajak tambahan yang dihasilkan oleh ledakan semikonduktor dan sumber-sumber lain tidak boleh disia-siakan," kata Kang.

Korsel berada di garis depan perdebatan global tentang bagaimana menggunakan keuntungan yang terkait dengan lonjakan minat pada AI di tengah kekhawatiran akan hilangnya pekerjaan di berbagai sektor dan percepatan ketidaksetaraan dalam distribusi kekayaan.

Kepala kebijakan presiden, Kim Yong-beom, dalam tulisannya di Facebook pada Mei lalu mengatakan negara dapat mempertimbangkan untuk membayar "dividen" warga menggunakan kelebihan pendapatan pajak dari keuntungan AI, menggarisbawahi tekanan yang semakin besar untuk mendistribusikan kembali keuntungan dari ledakan yang telah memperkaya pembuat chip lokal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kode Terang-terangan dari Persib! Ole Romeny Bakal Susul Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh?
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Tanpa Mojtaba, 3 Putra Ayatollah Ali Khamenei Muncul di Upacara Pemakaman | KOMPAS SIANG
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Menaikkan Plafon Kredit Perumahan Jadi Rp50 Triliun
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KB Bank PHK Ratusan Karyawan, OJK Buka Suara
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapal Mati Mesin, 150 Penumpang KM Makmur Jaya Dievakuasi di Pulau Pari
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.